Ian Puleio dianggap kerap salah ambil keputusan di depan gawang seperti yang terjadi saat Arema kalah 1-2 dari Dewa United di Pekan 5 Super League 2025-2026, Sabtu (13/9/2025). Winger Arema itu siap perbaiki ketepatannya dalam memutuskan mengumpan atau menembak saat menguasai bola.
Di laga tersebut, Ian sebetulnya punya empat peluang lewat tembakan yang dilepaskannya. Dua di antara tembakannya itu mengarah ke gawang Dewa United yang dikawal kiper Sonny Stevens, dan sisanya melenceng.
Penyerang sayap asal Argentina itu menyadari bahwa sepak bola itu tentang keputusan. Setiap pemain di lapangan dituntut cepat dan tepat dalam mengambil keputusan, termasuk saat mendapatkan peluang di hadapan gawang lawan.
“Sepak bola adalah tentang membuat keputusan, dan setiap pemain harus hadir pada saat itu. Kita gak bisa mengatakan bahwa bola aman (dari lawan yang merebut), akan mencetak gol atau gak. Pemain melakukan apa yang dia rasakan saat itu. Jika pemain merasa bahwa dia bisa menembak, dia menerimanya. Jika pemain berpikir bahwa dia harus memberikan assist, itu juga benar,” kata Ian kepada WEAREMAnIA.
Ketepatan Dalam Ambil Keputusan Akan Menghindarkan Arema Dari Kekalahan Lagi
Ian menilai, ketepatan dalam mengambil keputusan di mulut gawang lawan bisa berdampak pada hasil. Jika itu dilakukan dengan baik, maka bisa menghindarkan Arema dari kekalahan lagi.
Kekalahan dari Dewa United itu menjadi yang pertama bagi Arema musim ini. Sebelumnya, dalam empat pekan Arema meraih dua kemenangan, dua kali imbang, dan tak terkalahkan.
“Saya pikir kekalahan ini bisa dibilang sudah berakhir. Kita harus melupakannya. Tapi di pertandingan-pertandingan sebelumnya, kami gak pernah membicarakan hal ini,” pungkasnya.
