Yann Motta siap main di posisi manapun demi tampil di Super League 2025-2026 bersama Arema. Pemain berposisi stopper itu mencoba hampir semua posisi, kecuali kiper.
Dalam CV-nya, Motta memiliki posisi natural sebagai stopper. Ada klaim yang menyebutkan pemain berusia 27 tahun itu bisa menempati posisi gelandang bertahan juga.
Menariknya, di Piala Presiden 2025 lalu, Pelatih Marcos Santos memainkannya sebagai bek sayap kanan. Ketika bermain sebagai bek tengah, Motta pun kerap ikut naik ke dalam kotak penalti menjelma sebagai striker saat terjadi bola mati untuk Arema.
“Saya siap bermain dengan posisi yang berbeda-beda. Buat saya, itu gak masalah demi bisa bermain untuk Arema,” kata Motta kepada WEAREMAnIA.
Yann Motta Siap Main di Posisi Manapun, Mencoba Beradaptasi di Sesi Latihan
Motta berusaha beradaptasi dengan baik di posisi lain selain posisi naturalnya. Salah satu caranya dengan beradaptasi dalam sesi latihan yang dilakoni Arema sehari-hari.
Pemilik jersey bernomor punggung 32 itu berusaha mempelajari fungsi-fungsi yang berbeda dari tiap posisi yang coba diperankannya. Baginya tak masalah jika harus bertransformasi, bahkan dalam satu pertandingan sekalipun.
“Dalam latihan, kami mencoba menyesuaikannya agar saat pelatih membutuhkan, maka saya sudah siap di posis tersebut,” pungkas mantan pemain Persija Jakarta itu.
