Pelatih Ze Gomes diminta bawa Arema keluar dari episode buruk segera. Ultimatum ini disampaikan General General Manager Arema, Yusrinal Fitriandi untuk menyikapi tiga kekalahan beruntun di Liga 1 2024-2025.
Seperti diketahui, sejak Pekan 18 hingga Pekan 20 kemarin, Arema sama sekali tak meraih poin. Arema kalah 0-2 dari Dewa United, 1-3 dari Borneo FC Samarinda, dan 1-3 dari Persib Bandung.
Hasil minor itu membuat para pendukung Arema, Aremania mendesak agar Ze mundur atau manajemen klub memberhentikannya sesuai klausul tiga kali kalah beruntun pecat. Meski demikian, manajemen klub tak mengambil keputusan pemecatan dengan gegabah dan masih memberikan kesempatan untuk Ze.
“Tiga kekalahan beruntun itu harus dijadikan semangat bagi pelatih. Dia harus punya target, meskipun dia masih dalam tahap adaptasi,” kata Yusrinal.
Bawa Arema Keluar dari Episode Buruk Segera Bukan Cuma Tugas Ze Gomes
Inal, sapaan akrab Yusrinal menegaskan, membawa Arema keluar dari masa sulit bukan cuma menjadi tugas Ze Gomes sebagai pelatih. Seluruh komponen tim memiliki tanggung jawab yang sama dalam hal ini.
“Kami sudah bilang ke pelatih dan pemain, empat laga kandang ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin,” imbuh pria asal Bogor tersebut.
“Evaluasi selalu diterapkan setelah latihan maupun pertandingan. Melihat cara latihan, sudah banyak perubahan, pemain lebih enjoy.”
