Arema Putuskan Kontrak Sponsorship Dengan Bola88.fun

    Manajemen Arema putus kontrak sponsorship dengan Bola88.fun, sebuah laman informasi olahraga. Hal itu dipertimbangkan oleh Manager Bisnis dan Marketing Arema, Yusrinal Fitriandi, Selasa (23/8/2022).

    Keputusan ini diambil karena Arema mendukung langkah banyak pihak untuk berupaya menertibkan dan mengawasi situs yang diduga kuat menjadi modus praktik bisnis probability. Situs judi online itu memang marak dalam situs-situs seputar olahraga.

    Namun, baru-baru ini, seorang pengacara yang mengaku pecinta sepak bola Indonesia, Rio Johan Putra melaporkan Persikabo 1973, PSIS Semarang, Arema, PT Liga Indonesia Baru, dan PSSI. Laporan itu menyebut adanya situs yang diduga rumah judi online yang menjadi sponsor klub-klub Liga 1.

    Logo Bola88.fun sudah menempel di jersey latihan Arema sejak Liga 1 2020 lalu. Saat itu Arema mau teken kontrak kerja sama karena Bola88.fun merupakan situs penyedia jnfo olahraga, khususnya sepak bola.

    “Kita pertimbangkan untuk melakukan pemutusan kontrak untuk menghargai proses hukum yang berjalan. Sekaligus kami akan mulai menurunkan materi iklan yang sebelumnya terpasang,” kata Inal, sapaan akrab Yusrinal.

    Kontrak Sponsorship Dengan Bola88.fun, Isi Bukan Tanggung Jawab Arema

    Inal menegaskan, kontrak dengan Bola88.fun hanya sebatas sponsorship, di mana pihak pengiklan memasanh logonya di jersey latihan Arema. Karenanya, klub tak bertanggung jawab atas isi dalam situs tersebut.

    “Kami sampaikan permohonan maaf dan perlu kami tegaskan salah satu sponsor kami sejak awal etentitasnya sebagai situs sepakbola nasional, dan untuk sharing informasi tentu dibutuhkan,” imbuhnya.

    Menurutnya, pihak Arema bukan pengelola situs tersebut, sehingga tidak memiliki kewenangan dan tanggung jawab besar atas kebijakan redaksi juga isi konten yang terkait di dalam situs tersebut. Ternyata, belakangan isi kontennya mendapat penilaian negatif dari banyak pihak.

    “Kita sangat menghormati ada pihak yang melaporkan konten situs tersebut yang dianggap melanggar norma hukum. Kami tentunya perlu menjelaskan posisi kami, hanya sebagai pihak yang ditawarkan untuk bekerjasama iklan,” jelas Inal.

    Minta Pihak Terkait Objektif Menilai

    Inal meminta semua pihak, terutama yang terkait dengan kasus Bola88.fun ini lebih objektif menilai. Ditegaskannya, posisi Arema hanyalah pihak yang diajak bekerja sama soal periklanannya.

    “Sekali lagi, secara obyektif, klub hanya sebagai obyek pemasangan promosi situs, bukan pengelola. Semoga penjelasan ini dapat memberikan khasanah pemahaman yang obyektif untuk kita semua,”pungkasnya.