Kejutan PSM Gagalkan Kejutan Pelatih Arema

    Kejutan PSM Gagalkan Kejutan Pelatih Arema
    Ricky Ohorella (C) DANI KRISTIAN

    Pelatih Arema, Milomir Seslija awalnya ingin bikin kejutan di laga timnya melawan PSM Makassar di pekan ke-22 Liga 1 2019, Rabu (2/10/2019) malam di Stadion Kanjuruhan Malang. Sialnya, justru kejutan PSM yang membuat kejutan pelatih yang akrab disapa Milo itu gagal.

    Milo mengaku terkejut melihat PSM yang tampil dengan formasi 3-4-3 pada awal babak pertama. Formasi ini tak pernah diprediksi pelatih asal Bosnia itu sebelumnya.

    Tak heran jika pada babak pertama, diakuinya skuat Singo Edan tampak tampil meraba-raba dan bermain lebih berhati-hati. Pantaslah jika skor sama kuat 0-0 mengakhiri 45 menit pertama laga Arema vs PSM.

    “Kami sudah menyiapkan taktik, tapi PSM malah membuat kami terkejut. Kejutan PSM itu ketika mereka cenderung memakai skema 3-4-3, sehingga membuat mereka menguasai lini tengah karena gelandangnya lebih banyak dari kami,” kata Milo dalam sesi jumpa pers usai laga.

    Cobaan Bertambah

    Sebelum babak pertama berakhir, cobaan bagi Arema bertambah. Agil Munawar harus ditarik keluar di menit 40 karena mengalami cedera, yang kemudian digantikan Ricky Ohorella.

    Milo menyebut kehilangan Agil itu berpengaruh besar pada kekuatan Arema. Menurut pelatih 55 tahun itu, tanpa menyepelekan peran Ohorella sebagai pemain pengganti, keluarnya Agil mengurangi ketajaman serangan skuat Singo Edan.

    “Pada akhir babak pertama kami juga harus kehilangan Agil, ini juga kejutan buat kami. Kami kehilangan ketajaman dan merusak sistem. Kami terpaksa mengubah bentuk dan sistem permainan,” imbuhnya.

    Situasi Berubah di Babak Kedua

    Milo memasukkan Riky Kayame menggantikan Rifaldi Bawuo dan Muhammad Rafli menggantikan Dedik Setiawan. Alhasil, dua gol mampu dilesakkan Arema lewat Sylvano Comvalius dan Muhammad Rafli.

    “Kami memang terkejut mereka PSM memainkan formasi yang belum pernah mereka mainkan sebelumnya. Mungkin karena mereka ingin menang. Tapi, di babak kedua kami bisa mengendalikan permainan dan mencetak dua gol, hasilnya kami menang,” pungkas eks pelatih Madura United ini.