Cuma Persiba dan Fery Ariawan yang Nodai Gelar Juara ISL 2009-2010

Cuma Persiba dan Fery Ariawan yang Nodai Gelar Juara ISL 2009-2010
Hendro Siswanto (12) dan Fery Ariawan (31) (C) Blog Team Balistik Cyber

Gelar juara ISL 2009-2010 yang didapatkan Arema ternoda. Pelakunya adalah Persiba Balikpapan dan pemainnya, Fery Ariawan dengan tiga golnya, yang sempat mempermalukan Arema di kompetisi Indonesia Super League edisi kedua tersebut.

Dalam 34 pertandingan, Arema memenangkan 23 laga, imbang empat kali, dan kalah tujuh kali. Menariknya, dari tujuh kekalahan yang dialami skuad Singo Edan, dua kekalahan diberikan oleh Persiba.

Klub asal Kalimantan Timur itu menjadi satu-satunya klub yang mampu mengalahkan Arema, baik pada laga kandang maupun tandang. Persiba pulalah satu-satunya klub yang mempermalukan Arema di hadapan Aremania yang memenuhi Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.

Pada pertemuan pertama di Malang (24/1/2010), Persiba mampu menuai kemenangan 2-1 berkat dua gol Fery di menit 72 dan 77. Arema hanya mampu membalas satu gol lewat Dendi Santoso di menit 87.

Nodai Gelar Juara ISL 2009-2010 dengan Double Hit

Arema bertandang ke Stadion Parikesit Balikpapan pada pertemuan kedua di kompetisi yang sama, hanya berselang 21 hari (14/2/2010). Anak asuh pelatih Robert Rene Alberts itu mengusung misi membalas kekalahan 1-2 di pertemuan sebelumnya.

Alih-alih menuntaskan misi balas dendam, Arema kembali tersungkur di kandang Persiba. Kali ini Pierre Njanka dan kawan-kawan kalah dengan skor 0-1.

Yang menarik, pelakunya masih sama, yakni Fery Ariawan, pemilik jersey bernomor punggung 31 yang menghadirkan mimpi buruk bagi Arema di kandang sendiri. Pada laga yang digelar dalam suasana Hari Valentine itu, gol kemenangan Persiba kembali dibuatnya di menit 39.

Ada Nama Hendro Siswanto

Yang menarik, dalam skuad Persiba Balikpapan di ISL 2009-2010, terdapat nama Hendro Siswanto. Gelandang asli Tuban itu bahkan turut bermain dalam dua pertandingan yang dimenangi Persiba melawan Arema, baik di Malang maupun Balikpapan.

Semusim berselang, Hendro hengkang ke Persela Lamongan, lalu merapat ke Arema di ISL 2011-2012. Kini, pemain yang identik dengan jersey bernomor punggung 12 itu menjadi kapten tim Arema di Liga 1 2020.