Ridwan Tawainella yang Nyaris Batal Wujudkan Mimpinya ke Arema

Ridwan Tawainella yang Nyaris Batal Wujudkan Mimpinya ke Arema
Ridwan Tawainella (C) DANI KRISTIAN

Musim 2020 ini menjadi musim ketiga bagi Ridwan Tawainella yang hari ini (15/5/2020) genap berusia 25 tahun. Gelandang Arema ini nyaris saja batal wujudkan mimpinya bergabung dengan skuad Singo Edan.

Ridwan yang lahir di Tulehu, Maluku, 15 Mei 1995 mulai mengikuti sesi latihan Arema pada 13 Desember 2017. Pada saat itu, Arema yang dilatih pelatih Joko Susilo tengah mempersiapkan diri jelang bergulirnya Liga 1 2018.

Menariknya, begitu kabar Ridwan mengikuti sesi latihan bersama Arema mencuat di media, ada klaim dari PSM Makassar. Manajemen klub lama Ridwan itu mengklaim si pemain masih terikat kontrak.

Di sisi lain, Ridwan mengklaim jika sudah tidak betah bermain di PSM dan ingin bermain di klub lain demi mendapatkan kesempatan bermain lebih banyak. Bukan rahasia lagi jika sejak kehadiran pelatih anyar, Robert Alberts di PSM kala itu Ridwan jarang dimainkan.

Ridwan Tawainella yang Ngotot Bermain di Arema

Kengototan Ridwan Tawainella untuk bermain di Arema rupanya berbuah manis. Kepindahannya dari PSM berkat campur tangan manajemen Arema.

Kabarnya, selain Ridwan yang berjuang mencari surat keluar, manajemen Arema pun melakukan lobi-lobi kepada manajemen PSM. Lobi-lobi itu berjalan lancar lantaran kehadiran Ridwan memang tak masuk dalam proyeksi tim pelatih PSM untuk Liga 1 2018.

Akhirnya, hampir sebulan setelah mengikuti sesi latihan pertama, Ridwan resmi diperkenalkan sebagai penggawa Arema, 13 Januari 2018. Jersey Arema bernomor punggung 16 dikenakannya.

Pelajaran dari Kasus Ridwan Tawainella

Kasus Ridwan Tawainella ini membuat Arema belajar banyak, terutama dalam hal mengontrak pemain anyar. Pemain yang masih terikat kontrak dengan klub lamanya, meski tersisa sebulan saja, jangan sampai ikut sesi latihan dulu.

Kendati sudah diikat dengan prakontrak sekalipun, si pemain masih berpotensi lepas. Namun, beruntung bagi Ridwan yang tak jadi kehilangan mimpinya bergabung dengan Arema.