Jelang bertemu Arema di Pekan 19 Liga 1 2024-2025, Minggu (19/1/2025), pukul 15.30 WIB, Borneo FC Samarinda ditinggal pelatih kepalanya. Tim Pesut Etam sepakat mengakiri kontrak kerja sama dengan Pieter Huistra.
Pelatih asal Belanda itu sudah tak tampak sejak laga Borneo FC di pekan sebelumnya. Huistra tak mendampingi timnya ketika dibantai Semen Padang 3-1 di Stadion Batakan, Balikpapan.
Manajemen Borneo FC secara resmi mengumumkan perpisahan dengan Huistra pada Kamis (16/1/2025), atau tiga hari jelang kick off melawan Arema. Untuk sementara, sejak pekan lalu, Borneo FC dipegang asisten pelatih Demerson Bruno.
“Borneo FC Samarinda dan Pieter Huistra secara resmi sepakat untuk tidak melanjutkan kerja sama. Hal ini berdasarkan hasil evaluasi atas rentetan hasil yang diterima dalam beberapa pertadingan terakhir,” bunyi pernyataan resmi di laman resmi Borneo FC.
Borneo FC Samarinda Ditinggal Pelatih Kepalanya Setelah 72 Laga
Huistra meninggalkan Borneo FC setelah memimpin selama 72 laga di semua ajang. Tim Pesut Etam dibawanya menang 38 kali, imbang 15 kali, dan kalah 19 kali.
“Klub sangat menghargai capaian itu. Keputusan ini disepakati kedua belah pihak atas dasar profesionalitas dan kesamaan pandangan bahwa kepentingan tim berada di atas segalanya,” imbuh pernyataan resmi klub.
“Borneo FC langsung bergerak cepat untuk mencari pengganti pelatih dan secepatnya akan segera diumumkan siapa pelatih kepala untuk sisa musim ini.”
