Mengenang Pertemuan Terakhir Arema vs Persiraja Banda Aceh

Wawancara Nanang Supriadi, Sang Legenda Arema 11 Tahun
Nanang Supriadi yang menjebol gawang Persiraja Banda Aceh (C) IST

Pertemuan terakhir Arema vs Persiraja Banda Aceh terjadi di Liga Indonesia 1997-1998. Laga tersebut tersaji di Stadion Gajayana, Kota Malang 22 tahun silam (22/4/1998).

Saat itu, kompetisi Ligina 1997-1998 yang akhirnya berhenti karena kerusuhan politik di Jakarta diikuti oleh 31 klub peserta yang terbagi menjadi tiga grup. Wilayah Barat dan Wilayah Timur terdiri dari 10 klub, sedangkan Wilayah Tengah ada 11 klub.

Arema dan Persiraja sendiri tergabung di Wilayah Barat bersama delapan klub lainnya. Pada putaran pertama (30/11/1997), Arema harus mengakui keunggulan Persiraja dengan skor 1-2.

Berbekal ambisi untuk membalas kekalahan tersebut, para penggawa Singo Edan termotivasi memenangkan pertandingan di pertemuan kedua. Terlebih, Arema giliran menjamu Persiraja di kandangnya sendiri.

Arema vs Persiraja Banda Aceh Berakhir 2-0

Laga Arema vs Persiraja di Liga Indonesia (Ligina) 1997-1998 berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan tim tuan rumah. Kemenangan tersebut merupakan kemenangan kedua Arema atas tim asal Daerah Istimewa Aceh tersebut.

Dua gol Arema yang saat itu diasuh pelatih Gusnul Yakin, dilesakkan masing-masing di babak pertama dan babak kedua. Pada babak pertama, Nanang Supriadi membawa Arema unggul 1-0 lewat golnya di menit 29, sebelum akhirnya bek Persiraja, Salman mencetak gol bunuh diri di menit 80.

Dua tahun sebelumnya, Arema sudah pernah mengalahkan Persiraja dengan skor 1-0 di kandang sendiri (8/12/1996). Kemenangan tipis tersebut terjadi pada pertemuan pertama kedua klub di pentas Ligina 1996-1997.

Harusnya Arema Bertemu Persiraja Lagi di Liga 1 2020

Setelah 22 tahun berlalu, Arema seharusnya bertemu Persiraja lagi di kompetisi Liga 1 2020. Seperti diketahui, klub yang saat ini diarsiteki Hendri Susilo itu baru saja naik kelas lagi ke kasta tertinggi tahun ini.

Arema dan Persiraja seharusnya bertemu di Aceh pada pekan ke-11 (13/7/2020. Namun, vakumnya kompetisi lantaran pandemi covid-19 (virus corona) membuat jadwal harus diatur ulang.