Menguak Isi Lemari Trofi Purwaka Yudhi Bersama Arema

Menguak Isi Lemari Trofi Purwaka Yudhi Bersama Arema
Purwaka Yudhi (C) DANI KRISTIAN

Selamat ulang tahun Purwaka Yudhi Pratomo! Salah satu bek lokal tersukses Arema itu sedang berulang tahun ke-36 pada hari ini (11/4/2020). Menarik untuk menguak isi lemari trofi pemain asal Lampung itu bersama Arema.

Purwaka didatangkan Arema dari Deltras Sidoarjo pada gelaran Indonesia Super League (ISL) 2009-2010 pada usia 25 tahun. Langkahnya hijrah ke Malang bisa dibilang pilihan tepat, karena Purwaka menjadi bagian penting Arema yang mengangkat trofi ISL 2009-2010 kala itu.

Kontraknya diperpanjang semusim di ISL 2010-2011, sebelum memutuskan kembali ke Deltras di musim berikutnya. Pada kompetisi ISL 2012-2013, Purwaka balik kucing ke Arema, dan bertahan sampai musim 2015, meski kompetisi dibubarkan.

Bek tengah yang tingginya hanya 169 cm ini bisa dibilang sebagai pemain yang kerap keluar-masuk Arema. Setelah hengkang ke Persib Bandung bersama sahabatnya, Samsul Arif, yang diiringi hujatan Aremania karena memperkuat klub rival, Purwaka kembali ke Arema pada musim 2018.

3 Trofi Juara di Pengujung Tahun 2013

Selain juara ISL 2009-2010, Purwaka Yudhi juga pernah membawa Arema memenangi sejumlah turnamen pramusim jelang ISL 2014 di pengujung tahun 2013. Setidaknya, ada tiga trofi yang dimenangkan pemain yang identik dengan jersey bernomor punggung 2 itu.

Purwaka mempersembahkan gelar juara Menpora Cup 2013 setelah Arema hanya menempati posisi runner-up di ISL 2012-2013. Dua trofi lainnya adalah gelar juara Piala Gubernur Jatim 2013, dan juara Trofeo Persija Cup 2013.

4 Trofi Juara Sebelum Hengkang ke Persib

Mandeknya QNB League 2015 membuat Arema kerap mengikuti sejumlah turnamen yang berhasil dimenangi di tahun itu. Setidaknya, ada empat trofi yang dimenangkan Purwaka bersama Arema sebelum hengkang ke Persib Bandung.

Arema mampu mempertahankan gelar juara Trofeo Persija Cup 2015 setelah sebelumnya meraihnya di tahun 2013. Dua trofi juara dipersembahkan Purwaka di Stadion Gelora Jakabaring, Palembang, yakni trofi juara SCM Cup 2015, dan Inter Island Cup 2014 (final 2015).

Pulau Bali menjadi saksi pemain yang memulai karier sepak bola profesionalnya di Petrokimia Putra itu membawa pulang gelar juara Bali Island Cup 2015. Trofi itu merupakan trofi terakhir yang didapatkan Purwaka sebelum meninggalkan Arema.