Throw In Spektakuler Kayamba Gumbs di Laga Arema vs Persipura

Throw In Spektakuler Kayamba Gumbs di Laga Arema vs Persipura
Kayamba Gumbs (C) WEAREMANIA

Masih ingat momen throw in spektakuler Kayamba Gumbs di Indonesia Super League (ISL) 2013? Ya, penyerang asal Saint Kitts and Nevis ini melakukan aksi lemparan ke dalam itu di laga Arema vs Persipura Jayapura (12/5/2013).

Berlaga di hadapan Aremania yang memenuhi Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, pelatih Arema, Rahmad Darmawan menurunkan kekuatan terbaiknya. Kala itu, Arema harus kehilangan kiper andalan Kurnia Meiga yang absen karena menikah.

Line up Arema diisi oleh Ahmad Kurniawan, Hasyim Kipuw, Victor Igbonefo, Munhar, Thierry Gathuessi, Dedi Kusnandar, Egi Melgiansyah, Greg Nwokolo, Kayamba Gumbs, Alberto Goncalves, Christian Gonzales.

Sayang, laga berakhir dengan kekalahan 1-2 Arema atas Persipura. Gawang Arema kebobolan oleh dua gol Zahrahan Krangar di menit 24 dan Boaz Salossa di menit 70, sebelum memperkecil ketinggalan lewat gol sundulan Thierry Gathuessi di menit 77.

Throw In Spektakuler Kayamba Gumbs

Berawal dari sebuah serangan dari bek sayap Arema, Hasyim Kipuw di awal babak pertama yang menusuk melalui sisi kiri pertahanan Persipura, bola kemudian dibuang keluar lapangan. Kayamba mengambil bola dan bersiap melakukan throw in.

Ancang-ancang cukup jauh diambilnya, sekitar lima meter dari garis tepi lapangan. Pemilik jersey bernomor punggung 40 itu kemudian berlari hendak melemparkan bola ke dalam lapangan, tetapi kemudian langkahnya terhenti sejenak.

Tersirat keraguan di wajahnya, lalu mundur lagi lima langkah. Rupanya, Kayamba kepikiran untuk mengirimkan lemparan jauh ke depan gawang Persipura yang ada di sisi selatan tersebut.

Pemain yang bersama Arema pernah menjadi Top Skor dan Pemain Terbaik Menpora Cup 2013 itu lantas mengambil ancang-ancang kedua kalinya. Kayamba pun kembali berlari dan tiba-tiba saja melakukan aksi akrobatik salto sebelum melepaskan lemparan ke dalam kotak penalti Persipura.

Sekali lagi, disayangkan bola lemparan ke dalamnya itu tak menghasilkan peluang apa pun, karena bola kemudian disapu oleh barisan pertahanan tim tamu. Endingnya, Arema tetap kalah 1-2 di kandang.