Jika kembali menelisik ke jaman dahulu, jajanan tradisional tak ada habisnya. Salah satu jajanan yang khas adalah kuliner gulali. Sejak era 2000-an, variasi permen gula ini semakin beragam. Inovasi dari penjual keliling tak lepas dari usaha menarik pelanggan yang umumnya merupakan anak-anak. Maka tak heran, jika bentuk dan rasanya semakin unik bermacam-macam. Sebut saja 4 gulali populer ini yang menjadi favorit anak-anak tempo dulu.
Gulali Tempo Dulu paling Sederhana: Gulali Cetak
Sebagaimana jajanan tradisional, gulali dibuat dari bahan alami, yakni gula putih. Untuk meningkatkan daya tarik, penjual akan mencampur gula putih dengan pewarna. Pada umumnya, pewarna populer adalah warna merah dan hijau.
Jenis gulali cetak adalah bentuk gulali paling sederhana. Cara membuatnya adalah dengan menggunakan cetakan agar gulali memiliki bentuk yang menarik. Dahulu, penyajiannya ditambah dengan bubuk putih yang asam ataupun dengan meses.
Gulali Gula Jawa
Jika biasanya gulali menggunakan gula putih sebagai bahan dasar, maka yang satu ini menggunakan bahan yang berbeda. Gulali Gula Jawa, sebuah pilihan bagi kawula muda yang bosan dengan cita rasa gulali pada umumnya. Penyajian gulali tempo dulu ini lengkap dengan campuran potongan kacang tanah. Jika memakan gulali gula jawa, Anda akan merasakan sensasi kriuk dari potongan kacang, rasa manis, gurih, dan renyah sekaligus.
Sangat menarik ya!

Gulali Colek
Masih dengan varian gulali tempo dulu, yang satu ini populer dengan nama Gulali Colek. Bernama demikian karena bentuknya yang lebih lentur dibandingkan jenis lainnya. Cara membuatnya sangat mudah yakni dengan cara mencolekkan tusuk kayu/bambu pada adonan gulali. Biasanya akan penjual akan menarik ke atas dan memutar gulali untuk mempermudah penyajiannya.
Namun cara memakan Gulali Colek ini sedikit tricky karena teksturnya yang sedikit lembek. Jika dibiarkan berdiam lama, gulali colek akan “meleleh” dan bisa saja membuat tangan menjadi lengket. Penjua biasanya akan menaburi gulali tempo dulu ini dengan kacang pada sebuah piring kecil untuk seikit menahan kelenturannya.

Gulali Tempo Dulu Paling Popuer: Gulali Bentuk
Bagi penikmat gulali, varian satu ini yang paling menarik untuk dibeli. Betapa tidak, bentuknya yang bermacam-macam membuat semangat untuk memakan. Dengan bahan dasar yang masih sama, gula putih, jenis gulali ini memiliki tingkat pembuatan yang cukup sulit. Hanya penjual dengan skill dan imajinasi yang tinggi saja lah yang bisa membuatnya. Dahulu, anak-anak kerap request bentuk tertentu pada penjual.
Masih dalam jajaran kuliner jadul yang jadi favorit nih! Arbanat, Jajanan Malang untuk Suguhan Hari Raya





