Tuesday, July 7, 2026
  • Kontak
  • Iklan
Ngalam Wearemania
  • Terbaru
  • Destinasi
  • Malangan
  • Kuliner
  • Info Penting
  • Arema FC
No Result
View All Result
Ngalam Wearemania
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sedah Ayu dalam Sejarah Sedayu Turen

Ngalam Wearemania by Ngalam Wearemania
2 August 2021
in Sejarah
0 0
0

Sedayu, sebuah daerah di Kecamatan Turen memiliki sejarah yang lekat dengan tokoh bernama Mbah Surgi Mangunrono. Beliau konon menjadi seorang petualang yang berjasa dalam ‘babat alas’ dan pemberian nama Sedayu.

Sedah Ayu

Ialah Mbah Asmad, salah satu tetua Sedayu yang menuturkan kisah klasik ini melalui laman resmi Kelurahan Sedayu.

ArtikelTerkait

Sejarah Pabrik Gula Kebonagung Malang, Berdiri Sejak 1905

Sejarah SMA Negeri 1 Malang, Berawal dari Sekolah Liar hingga Jadi SMA Favorit di Kota Malang

Sejarah Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Romantisme di Balik Sejarah Nama Kasembon

ADVERTISEMENT

Kelurahan Sedayu dulunya merupakan sebuah desa di wilayah Karesidenan Malang. Dari penuturan para sesepuh, nama Sedayu diambil dari gabungan dua kata, yakni Sedah dan Ayu. Sedah atau yang disebut juga dengan nama daun sirih, dipercaya sebagai tanaman yang sangat banyak dijumpai di kawasan Sedayu tempo dulu.

Dikisahkan dalam sejarah Sedayu Turen, ada seorang petualang bernama Mbah Surgi Mangunrono yang gemar berpindah-pindah mencari daerah singgahan baru. Dalam petualangannya, pria yang tak disebutkan dari mana asalnya itu tak sendirian. Seekor kuda sembrani, alias kuda yang punya kemampuan bisa terbang, yang diberinya nama Kolomercu selalu menemani kemana pun ia pergi dan singgah.

Sampai pada suatu hari, Mbah Surgi Mangunrono dan Kolomercu tiba di daerah yang dipenuhi oleh tanaman Sedah (daun sirih). Tanaman itu tumbuh subur dan liar, namun membuat daerah tersebut tampak ayu karena hijaunya Sedah.

Singkat cerita, Mbah Surgi Mangunrono menamai daerah tersebut Sedayu, berasal dari kata Sedah dan Ayu. Hingga saat ini, nama tersebut tetap dipakai menjadi nama daerah tersebut.

 

Baca juga: Sejarah Desa Parangargo Wagir dan Bukit Pusaka

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

Tags: sedahsedah ayusedayusedayu turensejarah kota Malangsejarah sedayu malangsirih sedah
ShareTweetSend
Previous Post

TNI Ahli Strategi dari Pujon, Brigjen Abdul Manan!

Next Post

PPKM Level 4 Diperpanjang Lagi, Ker!

Ngalam Wearemania

Ngalam Wearemania

Bagian dari Wearemania Network yang hadir memperkaya konten eksklusif tentang Malang Raya. Mulai dari berita terbaru hingga rekomendasi destinasi wisata di Malang Raya.

Related Posts

Foto oleh Syamsul Arifin
Destinasi

Kayutangan, Kampung Heritage Di Tengah Kota Malang

5 December 2021
Foto oleh Syamsul Arifin
Malangan

Stadsklok, Landmark Kota Malang yang Sempat Terlupakan

30 August 2021
Buk Gluduk masa lalu @MalangKereta
Malangan

Buk Gluduk, Jembatan Bersejarah Ikon Kota Malang

13 August 2021
Dwi Cahyono
Tokoh

Tokoh Pendiri Museum Malang Tempo Doeloe

8 December 2020

Arema FC

    Ngalam Wearemania

    Berita dan Destinasi Wisata Malang Raya dari Wearemania Network

    KATEGORI

    • Akomodasi
    • Berita Terbaru
    • Destinasi
    • Event
    • Fakta dan Mitos
    • Info Penting
    • Kuliner
    • Malangan
    • Ngalampedia
    • Ramadan
    • Sejarah
    • Tokoh
    • Wisata

    WEAREMANIA NGALAM

    Redaksi
    Kebijakan Privasi
    Pedoman Media Siber
    Pengaduan

     

    Disclaimer
    Hak Jawab & Koreksi Berita
    Ketentuan Pengguna
    Kontak dan Iklan

    © 2021 Ngalam Wearemania by Wearemania Network.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In
    No Result
    View All Result
    • Terbaru
    • Destinasi
    • Malangan
    • Kuliner
    • Info Penting
    • Arema FC

    © 2021 Ngalam Wearemania by Wearemania Network.