Monday, June 8, 2026
  • Kontak
  • Iklan
Ngalam Wearemania
  • Terbaru
  • Destinasi
  • Malangan
  • Kuliner
  • Info Penting
  • Arema FC
No Result
View All Result
Ngalam Wearemania
No Result
View All Result
Home Sejarah

Kisah Bedah Kerawang Desa Ngantru, Ngantang

Ngalam Wearemania by Ngalam Wearemania
13 December 2021
in Malangan, Sejarah
0 0
0
Lapangan Tedjo Sadewo Desa Ngantru, Ngantang (Foto:  Imam Malik)

Lapangan Tedjo Sadewo Desa Ngantru, Ngantang (Foto: Imam Malik)

Ngantru, sebuah nama desa di Ngantang, Kabupaten Malang. Bukan desa biasa, Ngantru merupakan salah satu desa kuno Ngantang yang berdiri berkat babat alas alias bedah kerawang hutan belantara. Nama Ngantru sendiri dalam bahawa Jawa berarti menunggu atau istirahat. Mengapa begitu?

Sejarah Desa Ngantru, Ngantang

Salah satu versi sejarah Desa Ngantru, ceritanya bermula berkat kedatangan Ki Demang Radi Kupo, seorang penggawa Kerajaan Mataram. Masyarakat meyakini bahwa beliau adalah tokoh penting yang pertama kali membuka dan membabat alas pada wilayah tersebut.

ArtikelTerkait

Sejarah Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Romantisme di Balik Sejarah Nama Kasembon

Sejarah SMA Negeri 7 Malang, yang Dulunya Sekolah Penunjang

Menjelajah Kampung Arab di Kota Malang

ADVERTISEMENT

Wilayah hutan yang dekat dengan lereng Gunung Amping ini sejatinya adalah sebuah daerah yang cukup menyeramkan. Tak hanya jauh dari pemukiman penduduk, wilayah ini juga terdapat banyak binatang buas. Sehingga dahulu beredar sebuah kepercayaan yang populer seperti ‘Jalmo moro, Jalmo mati’. Artinya, siapapun yang datang pasti akan mati.

Peta Ngantru
Peta Desa Ngantru, Ngantang

Alkisah, saat membabat alas, Ki Demang tidak melakukannya sendirian, melainkan bersama-sama dengan beberapa pengikut/pengawalnya. Mereka adalah Ki Rajekwesi, Ki Joko Untung, Ki Jalijarang, Ki Tedjo Sadewo, Ki Jenggot Samber Nyowo, Ki Sunan Muliono, dan Ki Kartubi. Dalam perjalanannya menuju hutan, rombongan ini bermaksud untuk beristirahat pada sebuah wilayah yang bernama Brukan. Tempat ini merupakan perbatasan Desa Ngantru dan Banturejo, Ngantang.

Bedah Kerawang Desa Ngantru

Desa Ngantru memiliki pesona alam yang luar biasa karena letaknya yang dekat dengan pegunungan. Hal ini lah yang menjadi alasan Ki Demang untuk beristirahat sejenak. Tak hanya itu, beliau kemudian juga memutuskan untuk membuka hutan dan menjadikannya lahan yang subur untuk berocok tanam. Dari sini lah masyarakat eyakini bahwa Ki Demang dan kerabat alias pengikutnya adalah Bedah Kerawang Desa Ngantru, Ngantang. Alias orang yang pertama kali tinggal.

Hingga beliau wafat, kepemimpinan Desa Ngantru beralih ke tangan Ki Rajek Wesi. Berbeda dengan kondisi saat ini, dahulu belum ada sistem pemerintahan yang tertata. Hal ini berlanjut hingga sampai pada kepemimpinan seorang bernama Yung Darinah. Ia membentuk sistem pemerintahan dan akhirnya memberi nama daerah ini dengan sebutan “Ngantru” yang berasal dari kata Antru yang berarti menunggu

Selamatan Desa Ngantru (Foto: Penoramio)
Selamatan Desa Ngantru (Foto: Penoramio)

Ritual Selamatan Desa

Dalam rangka menghormati jasa leluhur yang telah bedah kerawang Desa Ngantru, masyarakat secara rutin mengadakan ritual berupa Selamatan Desa. Kegiatan yang dimaksudkan sebagai simbol rasa syukur ini diadakan setiap selasa kliwon setelah panen padi.

Selayaknya ritual, dalam kegiatan ini terapat langkah-langkah wajib yang sakral dan penuh makna. Mulanya, masyarakat harus melakukan penyembelihan ayam cemani/ ayam hitam dan kerbau. Daging kerbau akan dibagikan kepada seluruh warga untuk dijadikan lauk pauk untuk acara kenduren atau selamatan di Balai desa ataupun beberapa tempat yang dikeramatkan oleh warga (dekat sumber air). Puncak acara kemudian akan ditutup dengan hiburan khas orang jawa yaitu kesenian langen beksan atau tayub.

Ssst! Ada ritual sakral lain yang masih dilakukan sampai sekarang lo! Baca: Lelaku Siraman di Malam Satu Suro
Tags: desa ngantruDesa Ngantru Di Ngantangngantangsejarah desa Desa Ngantru
ShareTweetSend
Previous Post

Winny Brigita, Wanita Pertama yang Mendaki Gunung Semeru

Next Post

Sumber Polaman Malang, Tempat Pemandian Para Raja

Ngalam Wearemania

Ngalam Wearemania

Bagian dari Wearemania Network yang hadir memperkaya konten eksklusif tentang Malang Raya. Mulai dari berita terbaru hingga rekomendasi destinasi wisata di Malang Raya.

Related Posts

Gerbang Astana Karaeng Galesong  © Imam Malik
Sejarah

Astana Karaeng Galesong Ngantang, Makam Pejuang di Jalan Allah

27 October 2024
Sejarah

Prasasti Hantang di Daerah Warga Ngantang

22 January 2024

Arema FC

    Ngalam Wearemania

    Berita dan Destinasi Wisata Malang Raya dari Wearemania Network

    KATEGORI

    • Akomodasi
    • Berita Terbaru
    • Destinasi
    • Event
    • Fakta dan Mitos
    • Info Penting
    • Kuliner
    • Malangan
    • Ngalampedia
    • Ramadan
    • Sejarah
    • Tokoh
    • Wisata

    WEAREMANIA NGALAM

    Redaksi
    Kebijakan Privasi
    Pedoman Media Siber
    Pengaduan

     

    Disclaimer
    Hak Jawab & Koreksi Berita
    Ketentuan Pengguna
    Kontak dan Iklan

    © 2021 Ngalam Wearemania by Wearemania Network.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In
    No Result
    View All Result
    • Terbaru
    • Destinasi
    • Malangan
    • Kuliner
    • Info Penting
    • Arema FC

    © 2021 Ngalam Wearemania by Wearemania Network.