Selain terkenal akan produk kopinya, Desa Bangelan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang ternyata punya penggerak roda perekonomian desa lain. Pada wilayah ini terdapat Sentra Peternakan Kambing Etawa yang pengelolanya adalah warga Dusun Sidomulyo.
Keberadaan Sentra Peternakan Kambing Etawa ini merupakan inisiasi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Malang. Mengingat tingginya potensi peternakan kambing Kabupaten Maang, mereka bergegas mencari tempat yang tepat untuk menjadi sentra peternakan. Setelah mempertimbangkan banyak hal, Dusun Sidomulyo, Desa Bangelan, Kecamatan Wonosari, menjadi tempat yang tepat untuk menjalankan program ini.
Salah satu pertimbangan Disnakeswan menunjuk Desa Bangelan karena kelompok ternaknya sudah bagus, bahkan sudah mendapatkan pengakuan dari Provinsi Jawa Timur. Selain itu, total populasi ternak pada wilayah desa ini sudah mencapai 1000 ekor. Tak sembarang kambing, warga desa mengembangbiakkan kambing etawa yang konon memiliki daya jual yang lebih tinggi. Kambing yang terkenal dengan produksi susunya inyi nyatanya dapat menghasilkan banyak produk lain. Mulai dari dagingnya, susu, dan kotorannya yang bermanfaat untuk pupuk.
Kelompok Ternak Karya Mulya
Satu kelompok ternak paling tersohor Desa Bagelan bernama Kelompok Ternak Karya Mulya. Pada Oktober 2017 silam, kelompok ternak ini baru saja mendapat predikat juara I lomba manajemen usaha kelompok peternakan yang digelar Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur. Ini adalah sebuah prestasi berkat kemandirian semua anggotanya yang ikut aktif mengembangkan usaha olahan dari kambing etawa.
Atas prestasi tersebut, Disnakeswan memberikan hadiah kepada Kelompok Ternak Karya Mulya berupa satu kandang komunal yang dapat menampung sekitar 50 ekor kambing etawa. Selain hadiah berupa bantuan tersebut, para peternak juga mendapatkan pendampingan agar mereka lebih semangat untuk semakin mandiri. Kini, dalam perjalanannya, kelompok ini terus aktif dalam pengembangan produk etawa, terutama susu.

