Para jurnalis perempuan Malang, atau yang akrab disebut Pewarta Kodew Malang ikut melawan virus corona (covid-19) dengan membagikan paket bantuan. Mereka menyasar para tukang becak yang dinilai ikut terdampak secara ekonomi akibat wabah ini.
Para jurnalis perempuan dari berbagai media yang biasa meliput berbagai peristiwa di Malang Raya itu beraksi, bersatu padu membagikan paket bantuan dengan kompak. Ada seratusan paket yang mereka bagikan siang itu.
Pewarta Kodew membagikan paket bantuan yang berisikan bermacam item. Dalam satu paket bantuan itu berisikan vitamin, masker, dan sabun. Paket bantuan itu dibagikan di sekitar Jalan Basuki Rahmat atau Kayutangan. Selain tukang becak, para pekerja jalanan pun tak luput dari pemberian bantuan tersebut.
Hilda Daningtyas, salah seorang jurnalis, menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian mereka pada pekerja jalanan. Sebab, para pekerja yang beraktivitas di luar ruangan itulah yang paling berpotensi terpapar virus corona.
“Kami melihat masih banyak pekerja jalanan di Malang Raya yang belum menggunakan masker saat berada di luar rumah. Padahal pemerintah telah mengimbau wajib memakai masker. Ini yang mengetuk hati kami,” kata Hilda.
Hilda juga menyebut, paket bantuan itu merupakan hasil dari patungan para Pewarta Kodew Malang. Mereka menyisihkan pendapatan mereka untuk membeli berbagai kebutuhan yang dikemas menjadi 100 paket bantuan. Mereka mengumpulkan uang iuran itu sejak Selasa (7/4/2020) lalu.
Ada Edukasi dari Pewarta Kodew Malang
Para Pewarta Kodew Malang tak hanya sebatas membagikan paket bantuan pada pekerja jalanan. Mereka pun tak lupa mengedukasi mereka terkait pandemi covid-19 yang marak di Malang Raya.
Para pekerja jalanan itu mendapatkan pengetahuan terkait bagaimana pentingnya mengenakan masker ketika beraktivitas di luar rumah. Termasuk pula tentang mengonsumsi vitamin agar tetap bugar dan terhindar dari virus dan penyakit apapun.
“Harapan kami, semoga bantuan ini dapat bermanfaat untuk para pekerja jalanan yang sampai saat ini masih bertahan, meski situasi dan kondisinya sulit,” imbuhnya.






Discussion about this post