Vaksinasi covid-19 di Kabupaten Malang tahap pertama sukses digelar di Pendopo Bupati Malang di Jalan Panji, Kecamatan Kepanjen, Sabtu (30/1/2021) siang. Tercatat ada lima nama peserta yang tertunda disuntik vaksinnya.
Program vaksinasi dimulai sekitar pukul 11.00 WIB setelah dibuka oleh Bupati Malang, HM Sanusi. Ia sendiri tak ikut divaksin karena usianya sudah di atas 60 tahun, di mana syarat orang yang disuntik vaksin antara usia 18-59 tahun.
Pejabat publik dan tokoh masyarakat yang divaksin antara lain Wakil Bupati Malang terpilih Didik Gatot Subroto, Direktur BPJS Cabang Malang Dina Diana Permata, Kepala Kejaksaan Negeri Edi Handojo, Pelaksana tugas (Plt) Ketua DPRD Kabupaten Malang Sodikul Amin.
Selanjutnya, ada Ketua PCNU Kabupaten Malang Umar Usman, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang Arbani Mukti Wibowo, dan Kepala Pengadilan Negeri Kabupaten Malang Ronald Sanofri. Selain itu, ada pemain Arema, Dedik Setiawan sebagai perwakilan dari kaum milenial.
Daftar Peserta Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Malang yang Tertunda
Sementara, ada pejabat publik yang tak tampak, meski sudah dijadwalkan ikut vaksinasi di Kabupaten Malang ini. Dia adalah Kepala BPBD Kabupaten Malang Bambang Istiwan.
Selain itu, dua perwakilan dari TNI/Polri juga tertunda divaksin. Keduanya adalah Kepala Staf Kodim 0818 Kabupaten Malang-Kota Batu Djoko Istianto, dan Wakapolres Malang, Kompol Toni Kasmiri,
Dua orang lainnya adalah Wakil Direktur RSUD Kanjuruhan Kararawi Listuhayu, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Wahyu Hidayat.
Keempat peserta yang sudah datang tapi tak divaksin itu terkendala masalah yang sama. Mereka gagal lolos dari meja 2 tempat skrining kesehatan dan riwayat penyakit bawaan masing-masing.
Vaksinasi Dijadwalkan Ulang
Kelima peserta vaksinasi yang penyuntikan vaksinnya tertunda itu akan dijadwalkan ulang. Sekda Wahyu sebagai Kerua Pelaksana vaksinasi ini menyebut, rencananya mereka akan mengikuti vaksinasi di RSUD Kanjuruhan Kepanjen pada Minggu (31/1/2021).
”Jadwalnya mungkin hari Minggu di RSUD Kanjuruhan, tapi untuk jam berapanya belum ditentukan. Jadwalnya tergantung dari Dinas Kesehatan (Kabupaten Malang,” tegasnya.





