Friday, June 5, 2026
  • Kontak
  • Iklan
Ngalam Wearemania
  • Terbaru
  • Destinasi
  • Malangan
  • Kuliner
  • Info Penting
  • Arema FC
No Result
View All Result
Ngalam Wearemania
No Result
View All Result
Home Sejarah

Brievenbus, Kotak Surat Peninggalan Belanda

Ongis Mbois by Ongis Mbois
15 February 2024
in Sejarah
0 0
0

Brievenbus, begitu kotak warna oranye yang terdapat di depan Kantor Pos Malang peninggalan Pemerintah Kolonial Belanda. Secara arti Brievenbus adalah bis surat.

Dalam sejarahnya di Indonesia, pos sudah ada sejak zaman VOC berkuasa di tahun 1602. Kemudian seiring berjalannya waktu maka pos kemudian menyebar di Indonesia yang kantornya dimulai dari Batavia atau Jakarta pada tahun 1746.

ArtikelTerkait

Sejarah Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Romantisme di Balik Sejarah Nama Kasembon

Sejarah SMA Negeri 7 Malang, yang Dulunya Sekolah Penunjang

Astana Karaeng Galesong Ngantang, Makam Pejuang di Jalan Allah

ADVERTISEMENT

Penggunaan kotak ini kabarnya pertama kali digunakan di Pemerintah Kolonial Belanda pada tahun 1829 di Kantor Pos Batavia. Sedangkan penggunaannya untuk umum disediakan di Semarang pada tahun 1850 dan Surabaya pada tahun 1864.

Kotak surat yang ada di Kantor Pos Malang memang cukup unik, karena merupakan peninggalan langsung. Bentuknya hampir setinggi orang dewasa (1,5 meter) dengan tulisan Brievenbus di bagian atas dan tulisan buslichting (pengangkatan bus/surat) di bagian bawah. Sebenarnya, dibawah tulisan buslichting ada angka 1,2, dan 3 yang mengartikan jika kotak surat itu diangkat sehari tiga kali.

Sementara di bawahnya ada ukiran bulat yang penulis sendiri tidak tahu artinya. Ukiran serupa juga terdapat di bagian samping, jumlahnya ada tiga buah.

Kotak pos diganti bentuknya seperti ini di tahun 1970-an | Foto: http://danbosikotak.blogspot.co.idDi Malang sekitar tahun 1970-an Brievenbus diganti bentuknya, kata ‘Brievenbus’ juga diganti dengan Bis Surat. | Foto: http://danbosikotak.blogspot.co.id

Di Kota Malang, Brievenbus ada beberapa buah seperti di Celaket, Kaliurang, Rampal. Dulu sebelum dicat warna orange, Brievenbus dicat dengan warna abu-abu yang bahan utamanya adalah besi cor. Di tahun 70-an beberapa Brievenbus peninggalan Belanda di Kota Malang dibongkar dan digantikan dengan kotak dari seng biasa yang tentu hilang nuansa historisnya.

Bahwa lantaran Brivenbus ini tergolok barang antik, maka ada oknum yang sengaja menggantinya dengan kotak surat lain. Sementara Brivenbus yang lama kemana lagi kalau tidak dijual pada kolektor barang antik! | Dukut Widodo, Penulis buku Malang Tempo Doeloe

Sekarang, berkirim pesan melalui surat sudah tidak banyak dipakai metode berkomunikasi memakai surat dianggap kalah cepat dengan telepon.

Seorang bule berdiri di samping Brievenbus di Malang | Foto: members.home.nlSeorang bule berdiri di samping Brievenbus di Malang | Foto: members.home.nl

Kotak ajaib itu seperti sudah tidak dipakai lagi. Beberapa masyarakat umum langsung menuju ke Kantor Pos terdekat untuk mengirimkan barangnya, itupun kebanyakan kirimannya berupa paket dan jarang berupa surat.

Sedangkan pengiriman melalui surat biasanya adalah sebuah kartu ucapan perayaan hari besar dari instansi satu ke instansi yang lain. Selain itu, beberapa perusahaan negara ataupun pemerintah juga kerap memakai surat untuk mengirimkan lamaran pekerjaan.

Sungguh mengenaskan kondisi sang kotak sekarang, tidak terawat dan beberapa diantaranya sudah mengalami korosi. Di beberapat tempat bahkan sudah hilang warna oranyenya karena tertutup oleh kertas iklan yang dipasang.

Tags: BrievenbusKotak Suratpeninggalan belanda
ShareTweetSend
Previous Post

Menjelajah Era Kerajaan Nusantara di Taman Sejarah Jatim Park 1 Batu

Next Post

Sejarah SMA Negeri 6 Malang, yang Merupakan Cabang Smanda

Ongis Mbois

Ongis Mbois

Kuli tinta yang mendedikasikan diri untuk Bhumi Arema

Related Posts

© Ngalam.co
Ngalampedia

Stasiun Singosari, Stasiun Kuno Peninggalan Belanda

12 November 2021

Arema FC

    Ngalam Wearemania

    Berita dan Destinasi Wisata Malang Raya dari Wearemania Network

    KATEGORI

    • Akomodasi
    • Berita Terbaru
    • Destinasi
    • Event
    • Fakta dan Mitos
    • Info Penting
    • Kuliner
    • Malangan
    • Ngalampedia
    • Ramadan
    • Sejarah
    • Tokoh
    • Wisata

    WEAREMANIA NGALAM

    Redaksi
    Kebijakan Privasi
    Pedoman Media Siber
    Pengaduan

     

    Disclaimer
    Hak Jawab & Koreksi Berita
    Ketentuan Pengguna
    Kontak dan Iklan

    © 2021 Ngalam Wearemania by Wearemania Network.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In
    No Result
    View All Result
    • Terbaru
    • Destinasi
    • Malangan
    • Kuliner
    • Info Penting
    • Arema FC

    © 2021 Ngalam Wearemania by Wearemania Network.