Aksi sosial PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) Ibnu Rusyd Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) digelar Jumat (10/4/2020). Aksi tersebut merupakan gerakan mereka untuk turut serta melawan virus corona (covid-19) di Malang.
PMII Ibnu Rusyd Unikama tak mau tinggal diam melihat semakin merebaknya kasus pandemi virus corona di Indonesia, khususnya di Kota Malang. Mereka pun tergerak melakukan aksi sosial dengan membagi-bagikan masker dan hand sanitizer.
Dilansir Malang Times, Ketua Umum PMII Ibnu Rusyd Unikama, Roby Dwi Ardiansyah menjelaskan bahwa kegiatan yang mereka lakukan itu atas rasa keprihatinan pada wabah corona yang semakin hari semakin mengancam masyarakat Kota Malang. Karenanya, PMII Ibnu Rosyd Unikama ikut berupaya untuk memeranginya dengan cara mereka sendiri.
“Terlebih, di jalanan masih banyak pekerja harian, seperti driver ojek online, pemulung dan pekerja lainnya yang masih bekerja di tengah pandemi. Kalau diperhatikan, mereka masih banyak yang belum mengenakan masker untuk mengantisipasi tertular covid-19,” kata Roby.
Sumber Dana Aksi Sosial PMII Ibnu Rusyd Unikama
Roby menambahkan, aksi sosial PMII Ibnu Rusyd Unikama ini sumber dananya berasal dari kontribusi kader dan dana internal. Dana itu yang kemudian mereka pakai membeli masker dan hand sanitizer yang dibagikan gratis.
Para kader PMII Ibnu Rusyd Unikama membagikan 100 masker dan hand sanitizer kepada masyarakat sekitar kampus mereka di Jalan S Supriadi, Sukun, Kota Malang. Warga perkampungan di sekitar kampus juga menjadi prioritas mereka.
“Ke depan, rencananya kami akan melakukan lagi kegiatan sosial serupa di titik yang sama, tetapi lebih meluas. Aksi ini juga akan kami gelar di lokasi-lokasi lain dengan bantuan yang mungkin saja bukan hanya masker dan hand sanitizer,” imbuhnya.
Merangkul Siapa pun yang Ingin Berpartisipasi
Roby menyebut, PMII Ibny Rusyd terbuka untuk merangkul siapa pun yang ingin berpartisipasi dalam aksi sosial mereka. Siapapun yang ingin berdonasi untuk kegiatan sosial tersebut, akan mereka terima.
Harapannya, nantinya akan lebih banyak lagi organisasi sosial masyarakat yang ikut bergerak untuk melakukan aksi sosial serupa untuk membantu masyarakat yang memang terdampak pandemi virus corona.
“Untuk melawan virus corona ini bukan hanya tugas kalangan pemerintah, ataupun dari kalangan kedokteran saja, kalangan masyarakat dan mereka yang ikut dalam organisasi sosial kemasyarakatan juga harus ikut melawan,” tegasnya.






Discussion about this post