Baru-baru ini juru bicara Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid-19 Indonesia, dokterReisa Broto Asmoro dikritik oleh seorang komisioner ombudsman, Alvin Lie karena masih menerima endorse.
Alvin menilai yang dilakukan dr Reisa tersebut tidak etis karena saat ini dirinya tercatat sebagai pejabat publik.
Ya, sejak 8 Juni lalu dr Reisa membantu Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto. Reisa biasa memberikan ragam informasi dan imbauan sebelum Yurianto menyampaikan update kasus harian Covid-19 di Indonesia.
Dilansir dari CNNIndonesia, Alvin mengaku belum mengetahui dengan jelas status dr Reisa terkait status dokter yang juga merupakan humas PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI) tersebut.
“Jadi saya belum jelas apakah yang bersangkutan itu statusnya sebagai ASN (Aparatur Sipil Negara) atau bukan. Kalau ASN jelas aturannya,” kata Alvin dikutip dari CNN
Menanggapi tudingan yang dilempar tersebut, dr Reisa menjawab langsung melalui akun Twitter pribadinya.
“Mohon maaf saya belum menjadi ASN,” cuit Reisa.
Jika kita menengok akun instagram dokter Reisa, memang banyak Sproduk yang dipromosikan oleh dr Reisa. selama ini dr Reisa memang dikenal sebagai dokter yang sering menjadi bintang iklan atau endorses produk di akun instagramnya.
Jika menelusuri akun instagram dr Reisa, dia telah menerima endorse sejak 2015 lalu, sedangkan akunnya dibuat pada 2013.
Artinya, dia telah menerima endorse di instagramnya itu sejak 5 tahun sebelum ditunjuk sebagai jubir Penanganan Covid-19 di Indonesia. Produk yang diendorse nya juga bukan obat-obatan, melainkan mulai dari makanan hingga produk perawatan serta kecantikan.


Discussion about this post