Pemerintah Kabupaten Malang sudah menentukan titik check point covid-19 (virus corona) di wilayah mereka. Setidaknya sudah ada enam titik yang ditunjuk demi langkah untuk melakukan pengetatan di berbagai perbatasan wilayahnya.
Enam titik check point itu tersebar di perbatasan Kabupaten Malang. Dua di antaranya ada di pintu keluar tol Singosari dan tol Pakis. Titik check point lainnya ada di Jalan Raya Ampelgading yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Lumajang.
Jalan Raya Sumberpucung yang berbatasan dengan Kabupaten Blitar juga dipilih sebagai titik check point. Di sebelah utara, check point ada di Jalan Raya Lawang yang berbatasan dengan Kabupaten Pasuruan. Titik check point terakhir ada di Pelabuhan Ikan Sendangbiru.
“Sudah kami instruksikan untuk melakukan check point di perbatasan wilayah Kabupaten Malang. Pengecekan itu sudah diterapkan mulai hari ini (9/4/2020),” kata Bupati Malang, HM Sanusi.
Warga Akan Dicek di 6 Titik Check Point Covid-19
Enam titik check point covid-19 ini akan menjadi tempat warga masyarakat yang ingin masuk ke wilayah Kabupaten Malang. Pengecekan ini bakal melibatkan seluruh elemen Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah).
Setiap orang yang memasuki Kabupaten Malang melalui keenam titik check point itu akan dicek suhu tubuhnya. Pemeriksaan tersebut bakal dilakukan seketat mungkin.
“Warga yang akan masuk ke wilayah kami (Kabupaten Malang) akan diperiksa suhu tubuhnya. Jika ada temuan (yang suhu tubuhnya tinggi lebih dari 38 derajat selsius), kami sudah menyiapkan ruang isolasi sementara,” imbuhnya.
Imbauan untuk Tidak Mudik ke Kabupaten Malang
Selain itu, Sanusi juga mengimbau warga Kabupaten Malang yang merantau untuk tidak mudik ke kampung halaman jelang Idul Fitri 1441 Hijriyah. Apalagi, Kabupaten Malang juga termasuk dalam zona merah covid-19.
Bahkan, Sanusi sudah melarang tegas seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Malang untuk mudik. Larangan tegas itu sudah disampaikannya melalui Surat Edaran (SE).
“Jika imbauan itu tak bisa dilakukan dan masyarakat tetap melakukan mudik dengan berbagai kondisi, kami akan melakukan pengetatan pintu keluar-masuk ke Kabupaten Malang. Kami pimpinan daerah sudah bersepakat soal ini,” pungkas Sanusi.





Discussion about this post