Air Terjun Coban Rondo tidak hanya menyuguhkan pemandangan yang indah dan udara yang segar. Wisata air terjun yang terletak di wilayah Pujon, Kabupaten Malang ini juga terkenal dengan mitosnya yang konon ‘angker’ bagi mereka yang pacaran.
Nama Coban Rondo sendiri berasal dari Bahasa Jawa. Coban adalah air terjun, sedangkan rondo artinya janda.
Kono katanya Coban Rondo merupakan tempat yang digunakan oleh Dewi Anjarwati ketika menunggu suaminya, Raden Baron Kusuma. Ia menunggu suaminya yang bertarung melawan Joko Lelono yang hendak merebut dirinya.
Keduanya akhirnya gugur, namun Raden Baron Kusuma sudah berpesan pada punokawan untuk menyembunyikan Dewi Anjarwati. Kemudian jadilah tempat persembunyian in bernama Coban Rondo yang artinya Air Terjun Janda.
Entah sejak kapan awal mulanya, yang jelas tempat wisata ini dikenal ‘angker’ bagi mereka yang pacaran. Pasangan muda-mudi yang belum terikat dalam janji suci pernikahan hadapan penghulu, jangan harap bisa awet sampai ke pelaminan usai berkunjung ke Coban Rondo.
Ada yang bilang, hal itu kutukan dari Dewi Anjarwati yang tak ingin orang lain bersenang-senang di atas penderitaannya yang menjanda.
Percaya atau tidak, sudah banyak pasangan yang membuktikan mitos ini. Mereka kebanyakan mengaku putus tak lama setelah pergi berdua ke Coban Rondo. Sekarang, terserah masing-masing saja mau percaya atau tidak.
Coban Rondo berada di Desa Pandansari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Ketinggian air terjunnya mencapai 84 meter dan terletak di ketinggian 1.135 meter di atas permukaan laut. Terlepas dari mitos tersebut, air terjun ini sungguh memiliki pesona yang tiada duanya.
Subscribe channel Youtube kami dan ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.


Discussion about this post