Deretan pepohonan dari berbagai macam jenis menjulang, meneduhkan kawasan taman wisata pemandian Wendit. Pepohonan itu selain menyejukkan juga menjadi habitat monyet ekor panjang (macaca fascicularis) yang mudah kita temukan disana.

Pemandian Wendit adalah salah satu tempat favorit warga Malang dan sekitarnya. Ada banyak tempat wisata lainnya di Malang dan Wendit adalah salah satu pemandian tertua, karena sudah digunakan sebagai tempat meditasi atau peristirahatan raja-raja Majapahit pada masa lalu.
Kata Wendit berasal dari kata wendito yang artinya adalah Pendito (pendeta). Taman wisata pemandian Wendit terletak di desa Mangliawan, kecamatan Pakis kabupaten Malang.
Tempat ini sangat strategis karena berada dipinggir jalan utama yang menghubungkan kota Malang dan kabupaten Malang. Selain dekat dengan bandara Abdurrahman Saleh jarak dengan kota Malang kurang lebih delapan kilometer. Bagi pengunjung yang berasal dari Surabaya akses menuju kesana juga sangat mudah melalui jalan tol turung digerbang Pakis, setelah itu belok kiri ambil jalur arah kota Malang.
Baca juga: Pemandian Air Kalireco, Surga Air Tersembunyi
Di pemandian Wendit ini terdapat dua jenis kolam baik yang alami atau yang kolam buatan. Untuk kolam buatan juga terdapat berbagai wahana yang akan membuat kita semakin asyik ketika berkunjung kesana.
Sedangkan untuk kolam alami merupakan kolam kuno yang sudah berusia ratusan tahun. Dari berbagai informasi yang beredar kolam alami merupakan tempat perisitirahan Raja Hayam Wuruk dari kerajaan Majapahit pada masa lalu.
Tak jarang orang yang datang kesana dan mandi dikolam alami karena meyakini bahwa air disana memiliki banyak manfaat kecantikan, jodoh atau kesembuhan dari berbagaii penyakit.
Tidak jarang tempat wisata ini juga digunakan untuk ritual seperti bersih desa, sedekah bumi bagi orang yang merasakan dampak manfaat dari keberadaan sumber pemandian Wendit ini. Bahkan ada yang melakukan ritual pencucian benda pusaka yang dianggap keramat dengan menggunakan air dari tempat ini.
Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.




