Sempol, salah satu jajanan yang populer dan banyak ditemukan di Malang. Bebahan dasar tepung dengan ayam, penyajian sempol dibuat kepalan memanjang dengan tusuk kayu seperti sate. Kuliner Malang yang sudah merambah hingga wilayang Banyuwangi ini memiliki cerita unik di awal pembuatannya.
Tak semua penjual Sempol mengetahui bagaimana sejarahnya atau bagaimana orang mulai mengenal Sempol. Namun ada satu penjual yang biasa mangkal di pintu gerbang BSS (Brawijaya Smart School) Malang yang ternyata merupakan sosok dibalik jajan Sempol. Dilansir dari laman windacarmelita.com, beliau akrab disapa Cak Man.
Munculnya Sempol berawal dari inovasi Cak Man yang ingin membuat jajanan unik. Sekitar tahun 2014, beliau terpikir untuk membuat cilok yang dikepal seperti mendol, kemudian digoreng setelah dicelup adonan telur yang sudah dikocok. Cara penyajiannya mudah saja, sempol disantap dengan saos sambal layaknya cilok.
Dari desa Sempol, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, dibawalah jajanan unik ini ke kota. Jajan yang diberi nama Sempol ternyata bukan mengandung arti tertentu, namun sebuah keisengan belaka. Saat itu, belum ada jajanan serupa, orang-orang belum begitu tertarik untuk mencobanya. Cak Man mengaku sedikit kesulitan untuk memasarkan jajanan baru ini.
Tak habis akal, saat drama Korea sedang digandrungi anak-anak muda, tercetuslah ide untuk menamai Sempol ini menjadi ‘Pentol Korea’. Nama baru ini berhasil menyedot animo orang-orang untuk mencoba kuliner yang tidak biasa ini. Karena cita rasanya yang enak, banyak diantarannya yang menjadi langganan. Namun karena nama ‘Sempol’ yang terlebih dahulu dipasarkan di Malang, masyarakat pun lebih familiar dan jajanan ini menjadi lekat dengan nama ‘Sempol’.
Populernya jajanan sempol ini menjadi sebuah fenomena di awal tahun 2016. Sempol sangat mudah dijumpai di sudut-sudut Kota Malang, terlebih di tempat publik seperti pasar dan sekolah. Harganya cukup terjangkau, satu tusuk Sempol dihargai 500-1000 rupiah saja.
Baca juga: Nikmatnya Cita Rasa Sempol Saus Kacang Khas Malang
Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.




