Thursday, June 4, 2026
  • Kontak
  • Iklan
Ngalam Wearemania
  • Terbaru
  • Destinasi
  • Malangan
  • Kuliner
  • Info Penting
  • Arema FC
No Result
View All Result
Ngalam Wearemania
No Result
View All Result
Home Ngalampedia

Hubungan Sunan Ampel dengan Sejarah Desa Ampeldento Pakis

Ongis Mbois by Ongis Mbois
19 April 2024
in Ngalampedia
0 0
0

Sunan Ampel merupakan salah seorang wali di antara Walisongo yang menyebarkan ajaran agama Islam di Pulau Jawa. Ternyata, tak banyak yang mengetahui, upaya sang sunan dalam menyebarkan agama tersebut melalui santri-santrinya, masih memiliki hubungan dengan sejarah Desa Ampeldento, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

Dilansir dari laman desaampeldento.blogspot.com, Desa Ampeldento ini ada sejak tahun 1435. Menurut cerita dari para sesepuh desa, desa tersebut didirikan oleh seseorang yang berasal dari Demak bernama Mbah Slamet. Ia merupakan salah seorang santri dari Sunan Ampel yang diutus menyebarkan ajaran agama Islam ke bagian selatan Pulau Jawa.

ArtikelTerkait

Profil Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang

Profil Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang

Profil Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang

Profil Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang

ADVERTISEMENT

Mbah Slamet yang juga memiliki nama lain Ki Ageng Ronggoboyo itu mulai babat alas (membuka hutan) pada tahun 1435. Ia bergerak di bagian timur wilayah Desa Ampeldento yang sekarang ini merupakan wilayah Dusun Kasin Putuk.

Ketika berjalan ke arah barat, Mbah Slamet menemukan sumber air di sebuah sungai yang dinamakannya Sumber Beling. Ia pun kemudian mengajak keluarganya membuka hutan di sekitar sumber air tersebut sebagai tempat persinggahan. Kemudian, tempat itu disebutnya Sentana/tempat peristirahatan.

Karena merasa sebagai santri Sunan Ampel, Mbah Slamet kemudian menamakan daerah perdikannya itu dengan sebutan Desa Ampeldento. Nama ini mengacu pada nama desa tempat tinggal Sunan Ampel.

Seiring berkembangnya waktu, Mbah Slamet memiliki empat anak, tiga putra dan satu putri. Anak pertama diutusnya pergi ke arah utara untuk membuka kembali lahan di mana ia pertama kali tiba di daerah tersebut (Kasin Putuk), sedangkan anak keduanya disuruh pergi ke arah timur membuka lahan di sana. Sementara itu anak ketiga diutus pergi ke arah barat, sedangkan anak perempuannya diminta tetap tinggal di Sentana. Keempat dusun dalam Sejarah Desa Ampeldento itu adalah Dusun Jumput, Dusun Bunder, Dusun Kasin Putuk, dan Dusun Kasin Krajan.

Tags: Desa AmpeldentoPakisSunan Ampel
ShareTweetSend
Previous Post

Pemandian Songgoriti, Warisan Empu Supo

Next Post

Monumen Pesawat F 363 di Bandara Abdulrachman Saleh

Ongis Mbois

Ongis Mbois

Kuli tinta yang mendedikasikan diri untuk Bhumi Arema

Related Posts

Ngalampedia

Profil Kecamatan Pakis Kabupaten Malang

14 October 2024
desa banjarejo
Sejarah

Kisah Sejarah Dusun-dusun Desa Banjarejo Pakis

19 June 2024
Ngalampedia

Monumen Pesawat F 363 di Bandara Abdulrachman Saleh

20 April 2024
Makam mbah Djati
Malangan

Mbah Mangku Djati, Putra Mahkota Majapahit

27 December 2021

Arema FC

    Ngalam Wearemania

    Berita dan Destinasi Wisata Malang Raya dari Wearemania Network

    KATEGORI

    • Akomodasi
    • Berita Terbaru
    • Destinasi
    • Event
    • Fakta dan Mitos
    • Info Penting
    • Kuliner
    • Malangan
    • Ngalampedia
    • Ramadan
    • Sejarah
    • Tokoh
    • Wisata

    WEAREMANIA NGALAM

    Redaksi
    Kebijakan Privasi
    Pedoman Media Siber
    Pengaduan

     

    Disclaimer
    Hak Jawab & Koreksi Berita
    Ketentuan Pengguna
    Kontak dan Iklan

    © 2021 Ngalam Wearemania by Wearemania Network.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In
    No Result
    View All Result
    • Terbaru
    • Destinasi
    • Malangan
    • Kuliner
    • Info Penting
    • Arema FC

    © 2021 Ngalam Wearemania by Wearemania Network.