Hasil Elite Pro Academy 2022 Arema U-18 vs Persija Jakarta U-18, 18 Agustus

Laga Arema U-18 vs Persija Jakarta U-18 tersaji di lanjutan babak penyisihan Grup B Elite Pro Academy 2022, Kamis (18/8/2022) pagi. Di laga keduanya, skuad Ongis Licek mampu menuai kemenangan perdana 1-0.

Bermain di Lapangan A Senayan, Jakarta, Arema U-18 yang sebelumnya ditahan imbang Persis Solo U-18, menghadapi perlawanan sengit Persija U-18. Dominasi tim muda ibu kota itu runtuh setelah Arema U-18 mencetak gol dulu.

Gol itu dilesakkan Muhammad Dimas Aryaguna di menit 18. Gol tersebut menjadi satu-satunya gol pada laga tersebut.

Pelatih Arema U-18, Agung Yudha Kurniawan menyatakan bahwa kemenangan itu tidak lepas dari kehebatan pemainnya. Mereka dinilai dapat menjalankan permainan sesuai skenario yang diinginkannya.

“Kuncinya ada di kedisiplinan, disiplin dalam menjaga lawan dan disiplin untuk tidak memberikan ruang kepada pemain Persija U-18 untuk melakukan shooting ke gawang kita,” kata Agung Yudha.

Perubahan Taktik dan Strategi Juga Jadi Kunci di Laga Arema U-18 vs Persija Jakarta U-18

Menghadapi Persija Jakarta U-18 yang sebelumnya menang telak 5-0 atas Persik Kediri U-18, Agung Yudha sudah memperhitungkan semuanya sebelum laga. Perubahan taktik dan strategi menjadi salah satu kunci juga untuk memenangkan laga ini.

Menurutnya, sebelum laga tim pelatih Arem U-18 sudah banyak mempelajari permainan Persija U-18. Kemenangan lawan itu otomatis membuat pemain Arema U-18 lebih pintar dalam memaksimalkan peluang.

“Melihat permainan Persija yang baru saja menang 5-0 dari Persik U-18 otomatis mereka bermain menekan di atas. Selain itu, mereka adalah tuan rumah, tentunya memiliki motivasi lebih untuk meraih kemenangan,” imbuhnya.

“Saya mengubah formasi dari 3-5-2 menjadi 4-4-2 untuk lebih kokoh dan kuat bertahan dan cepat untuk melakukan serangan balik, hingga akhirnya kita bisa mencetak gol.”

Memperagakan Pressing Ketat

Agung Yudha mengungkapkan kunci kemenangan Arema U-18 lainnya. Pelatih yang merupakan mantan pemain Arema itu menampilkan taktik pressing ketat terhadap lawan.

“Pemain kami juga melakukan pressing ketat kepada pemain Persija U-18. Jadi, tidak ada yang leluasa untuk melakukan pergerakan,” tandasnya.