Absen Penyisihan Grup, Muhammad Rafli Ingin Tampil di Babak Selanjutnya

Absen Penyisihan Grup, Muhammad Rafli Ingin Tampil di Babak Selanjutnya
Muhammad Rafli (C) AKAIBARA

Muhammad Rafli ingin segera pulih dari cedera yang membuatnya hampir pasti absen di babak penyisihan Grup A Piala Menpora 2021. Striker Arema ini berharap Arema lolos agar bisa tampil di babak selanjutnya.

Rafli sendiri sudah hadir dalam sesi latihan Arema, Rabu (17/3/2021) pagi, meski masih terpisah untuk menjalani pemulihan. Cedera itu dideritanya di laga uji coba bersama Timnas Indonesia saat melawan Bali United beberapa waktu lalu.

Untuk mewujudkan mimpi Rafli, Arema harus memperebutkan dua tiket lolos ke babak 8 besar sebagai juara atau runner up Grup A. Pesaingnya adalah PS TIRA-Persikabo, Barito Putera, dan PSIS Semarang.

“Saya masih menunggu hasil MRI, kalau pun hasilnya bagus, saya mungkin tidak bisa langsung tampil di babak penyisihan. Saya harus memulihkan kondisi fisik dulu, baru mungkin bisa tampil di babak selanjutnya. Semoga Arema bisa lolos dari babak penyisihan,” kata Rafli.

Muhammad Rafli Ingin Main, Kakinya Sudah Gatal

Mendengar teman satu timnya menjalani latihan bersama Madura United kemarin, kaki Muhammad Rafli sebenarnya sudah gatal. Pemain berusia 22 tahun itu ingin segera merumput kembali dan menendang bola.

Menurut pengakuannya, saat ini kondisi kaki yang cedera sudah tak terasa sakit, tetapi rasa itu masih ada sedikit ketika dipegang. Namun, menurut keterangan dokter tim Arema, Nanang Tri Wahyudi yang diperolehnya, kondisi tersebut masih aman.

“Kalau mental tidak terpengaruh, saya hanya gatal saja melihat teman-teman berlatih, bertanding, jadi ingin segera pulih. Saya kemudian berpikir, mungkin ini ujian, ini musibah, tidak ada yang tahu, jadi sabar saja. Namanya pemain bola wajar kalau cedera,” imbuh pemain asli Jakarta itu.

Akui Mental Sempat Jatuh karena Cedera

Saat mengalami cedera di Timnas ini, Muhammad Rafli mengakui sempat jatuh mentalnya. Hanya saja, perlahan pemilik jersey bernomor punggung 10 itu berupaya bangkit.

“Downnya karena sebelumnya saya sudah latihan fisik sebulan penuh bersama Timnas, mati-matian. Lalu, harus istirahat sampai satu-dua bulan karena cedera. Pasti saya merasa sia-sia. Alhamdulillah banyak yang menyemangati agar bisa bangkit lagi, dan sekarang sudah semangat lagi,” tandasnya.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.