Bisa Jadi Carlos Daniel Silveira da Graca Batal Berseragam Arema

Bisa Jadi Carlos Daniel Silveira da Graca Batal Berseragam Arema
Carlos Daniel Kay Silveira da Graca

Carlos Daniel Silveira da Graca digadang-gadang sebagai rekrutan anyar Arema untuk Liga 1 2021-2022. Namun, bisa jadi stopper berpaspor Portugal dan Cape Verde itu batal berseragam Arema, kendati sudah berada di Malang dan siap diperkenalkan.

Manajemen Arema berencana mengenalkan seorang pemain asing, Kamis (1/7/2021) siang kemarin. Carlos Daniel atau biasa disapa Kay disebut-sebut sebagai pemain yang akan dikenalkan, lantaran video singkatnya sempat diunggah di laman Instagram resmi Arema sebelum akhirnya dihapus.

Presiden Klub Arema, Gilang Pramana sempat membocorkan batalnya si pemain asing anyar diperkenalkan ke publik lantaran masih ada masalah dengan klub lamanya. Sebuah sumber internal menyebut masalah itu terjadi antara Kay dan klub lamanya di Liga Rumania, Universitatea Cluj yang mengontraknya selama tiga musim sejak musim 2019-2020.

“Pada musim 2020-2021 lalu, Kay ini dipinjamkan ke klub Liga 2 Portugal, Academica Coimbra. Karena kontraknya selama tiga musim, setelah kontrak peminjamannya musim ini habis, Kay seharusnya kembali ke Cluj,” kata sumber internal itu.

“Dia bilang Cluj masih punya hutang 30 Euro kepadanya, makanya dia mau menerima tawaran Arema,” imbuhnya.

Lanjutan Cerita Carlos Daniel Silveira da Graca

Kay mengaku menerima surat dari Cluj pada Mei 2021 lalu, yang menyebutkan bahwa kontraknya akan habis 30 Juni 2021. Namun, seminggu sebelum kontrak itu habis, Kay sudah berada di Indonesia untuk bersiap teken kontrak di Arema.

Mengetahui Kay ingin pindah klub saat masih menyisakan kontrak berdurasi satu musim, Cluj mengirimkan adendum baru. Disebutkan dalam adendum itu, jika Kay ke Arema, maka hutang gajinya tak akan dbayarkan.

“Pada dasarnya, pemain ini ingin sekali ke Arema, dia pun sudah mengikhlaskan cuma meminta gajinya 10 ribu Euro saja kepada pihak Cluj. Arema pun sudah menaikkan nilai kontrak untuk Kay dari yang tertera di offering letter,” imbuh si sumber internal yang tak mau disebutkan namanya.

“Situasinya jadi rumit ketika Cluj meminta Arema mengirimkan surat (untuk peminjaman). Arema sendiri berpedoman pada pernyataan Kay yang bilang kontraknya sudah habis (di Coimbra pada 30 Juni lalu),” sambungnya.

Arema Berikan Solusi kepada Kay

Arema yang tetap ingin mengontrak Kay atas rekomendasi pelatih Eduardo Almeida memberi saran kepada Kay sebagai solusi atas masalahnya. Namun, pemain berusia 32 tahun itu menolak ketika Arema meminta melaporkan soal tunggakan gaji kepada FIFA, karena tidak mau menyakiti Cluj,” sambungnya.

Kay juga diminta menandatangani kontrak dulu dengan konsekuensi Arema siap menanggung risikonya. Namun, Kay menolak dan meminta waktu untuk menyelesaikannya selama dua-tiga hari.

“Yang membuat pihak Arema kecewa, termasuk Coach Almeida adalah situasi ini baru diceritakan H-1 sebelum diperkenalkan. Agen yang membawanya ke Indonesia pun baru tahu. Sekarang sepertinya Arema bakal mencari pemain pengganti,” tandasnya.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.