Dari Raja Clearance dan Intercept Jadi Raja Kartu Kuning Arema

Selebrasi gol Rizky Dwi (c) AREMA OFFICIAL

Predikat Rizky Dwi mengalami perubahan sejak Liga 1 2021-2022 Seri 3 berakhir. Gelar bek sayap kanan itu berubah dari raja clearance dan intercept jadi raja kartu kuning Arema.

Status sebagai raja clearance disandang Rizky sejak akhir Seri 1 dengan 22 kali sapuan. Begitu pun predikat raja intercept dipegangnya setelah memotong bola hasil umpan dari pemain lawan sebanyak 25 kali.

Pada Seri 2, pemain asli Jember itu kehilangan predikatnya sebagai raja clearance, digusur oleh Sergio Silva yang punya 35 kali sapuan. Sementara, untuk pemain terbanyak melakukan intercept tetap dipegangnya dengan 48 kali.

Lalu, di Seri 3 kemarin, Rizky harus benar-benar melepas gelar raja potong dan raja sapu kepada Sergio. Stopper asal Portugal itu mencatatkan total 51 kali clearance, dan 76 kali intercept.

Rizky Dwi Jadi Raja Kartu Kuning Arema di Seri 3

Gelar raja kartu kuning sebenarnya sudah didapatkan Rizky Dwi sejak akhir Seri 2 lalu. Artinya, pemilik jersey bernomor punggung 12 itu mempertahankan predikat itu.

Pada Seri 2 lalu, Rizky mengoleksi empat kartu kuning, mengungguli raja kartu kuning di Seri 1, Feby Eka (3 kartu). Bermain tiga kali di Seri 3, Rizky mendapat tambahan satu kartu kuning lagi di laga melawan Persib Bandung yang memaksanya absen saat Arema ditahan imbang Bali United 0-0.

Sebenarnya, koleksi lima kartu kuning Rizky dalam total 13 laga yang dijalaninya bersama Arema tidak sebanding dengan jumlah pelanggaran yang dilakukannya. Baru 20 kali pelanggaran yang dibuat eks Madura United ini.

Beruntung, Rizky Dwi tak sampai seapes ketiga rekan satu timnya yang sudah pernah terkena kartu merah. BACA: Tiga pemain Arema yang sudah mengantongi kartu merah.

---
Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.