Dedik Setiawan Jalani Terapi Sepekan Sekali

Dedik Setiawan Jalani Terapi Sepekan Sekali
Dedik Setiawan (C) DANI KRISTIAN

Dedik Setiawan jalani terapi untuk memulihkan kondisi cedera lututnya pascaoperasi. Terapi itu harus dijalani penyerang Arema tersebut satu kali dalam sepekan.

Pemain asal Dampit, Kabupaten Malang itu naik ke meja operasi di Rumah Sakit Persada Kota Malang pada November 2019 lalu. Dedik menjalani operasi penggantian ligamen Anterior Cruciate Ligament (ACL) pada lutut kanannya yang putus.

Setelah menjalani operasi, untuk pemulihan kondisinya, Dedik diprediksi dokter butuh waktu enam sampai sembilan bulan. Dalam menjalani proses itu, pemain 25 tahun ini ditemani oleh fisioterapis Arema, Reta Arroyan.

“Saat ini, saya menjalani terapi sepekan sekali bersama fisioterapis, sebelumnya malah setiap hari terapinya,” kata Dedik.

Dedik Setiawan Jalani Proses Pemulihan dengan Sabar

Dedik Setiawan mengaku sabar dalam menjalani proses pemulihan cedera lututnya. Pemilik jersey bernomor punggung 27 itu tak mau terburu-buru jika hasilnya tak maksimal.

Saat ini menurutnya nyeri pada bagian lutut kanannya yang cedera sudah tak terasa lagi, tinggal kaku saja yang masih dirasakan pemain berusia 25 tahun itu. Jika proses pemulihannya berjalan lancar, harusnya Juli atau Agustus, mantan pemain Persekam Metro FC itu bisa berlatih kembali dengan normal.

“Saya belum tahu kapan bisa comeback ke lapangan. Kalau semua proses pemulihannya selesai, pasti saya bisa kembali bermain. Sekarang ini, sedikit-sedikit saya coba kembali ke lapangan,” tegasnya.