Dedik Setiawan Merasa Lebih Tegang Divaksin Ketimbang Diteror Suporter Lawan

Dedik Setiawan merasa lebih tegang divaksin covid-19 ketimbang bermain sepak bola di kandang lawan sekalipun. Penyerang Arema ini berkilah mending diteror suporter lawan saja.

Pemain asli Dampit, Kabupaten Malang itu menjalani vaksinasi di Kantor Bupati Malang, di Jalan Panji, Kepanjen. Namanya masuk dalam golongan sejumlah pejabat publik dan tokoh masyarakat Kabupaten Malang dalam vaksinasi tahap pertama.

Menurutnya, pemberitahuan untuk mengikuti vaksinasi ini cukup mendadak, karena surat dari Pemkab Malang baru diterimanya kemarin (29/1/2021). Orang tua dan keluarganya sempat kaget mendengar kabar tersebut.

“Baru kemarin dikasih tahunya, hari ini langsung ikut vaksinasi di sini. Kagetnya keluarga dan istri karena di antara pemain Arema cuma ada nama saya saja. Rasanya deg-degan, mending saya bermain sepak bola di tempat jauh dan diolok-olok suporter lawan saya tidak setegang ini,” kata Dedik.

Alasan Dedik Setiawan Merasa Lebih Tegang Divaksin

Saking tegangnya, Dedik sempat gagal lolos tes screening kesehatan di mana tekanan darahnya mencapai angka 150. Pemilik jersey bernomor punggung 27 itu sendiri mengakui jika sedang kurang enak badan.

Setelah istirahat sejenak, tekanan darahnya dites lagi dan berada di bawah 140 sebagai salah satu syarat orang boleh disuntik vaksin. Dedik pun kemudian divaksin, lalu menerima kartu tanda peserta vaksinasi dan sertifikat.

“Selain tegang, memang saya kurang enak badan. Soalnya kurang tidur, tiap hari nungguin si kecil (anaknya) yang lagi sakit, tiap malam suka kebangun. Tapi, alhamdulillah dari cek lab terakhir kondisinya membaik,” tambahnya.

Menurut Dedik, tekanan darahnya yang sempat melebihi ambang normal peserta vaksinasi itu bukan karena mengidap hipertensi. Ditegaskannya, tak ada penyakit bawaan yang menghalanginya untuk disuntik vaksin covid-19.

“Kalau darah tinggi saya tidak punya riwayat. Mungkin cuma kolesterol saja yang akhir-akhir ini kurang terjaga. Karena tak ada kompetisi, jadi makanan kurang terjaga,” imbuh Dedik.

Harapan Dedik Setiawan Pasca-divaksin

Sebagai pesepak bola profesional pertama yang divaksin covid-19, Dedik Setiawan berharap setelah ini semua atlet hingga semua kalangan bisa mendapatkan vaksin gratis. Bisa jadi, vaksinasi ini menjadi awal dari diizinkannya Liga 1 bergulir.

“Semoga dengan vaksin ini semua yang divaksin lebih kuat. Vaksin ini aman, karenanya jangan takut divaksin. Semoga dengan ini Liga 1 bisa segera berjalan, karena sudah hampir satu tahun tidak ada kompetisi,” pungkas pemain berusia 26 tahun ini.