Dendi Santoso Kaget Cetak Gol Campur Tangan Tuhan

Dendi Santoso Kaget Cetak Gol Campur Tangan Tuhan
Dendi Santoso (C) AREMA OFFICIAL

Dendi Santoso kaget cetak gol campur tangan Tuhan saat melawan PS TIRA-Persikabo di laga Grup A Piala Menpora 2021 di Stadion Manahan, Solo, Minggu (21/3/2021) sore. Gol pemain sayap Arema itu menyelamatkan timnya dari kekalahan.

Gawang Arema kebobolan terlebih dahulu di babak pertama, tepatnya di menit 11. Ahmad Nufiandani yang pernah memperkuat Arema di musim 2015-2016 menjebol gawang Arema yang dijaga Teguh Amiruddin.

Arema baru bisa menyamakan kedudukan di pengujung babak kedua lewat gol Dendi. Gol itu berawal dari sapuan Gufroni Al Ma’ruf yang ternyata membuat bola mengenai kepala Dendi, sebelum akhirnya meluncur ke gawang PS TIRA-Persikabo.

“Mungkin, gol itu juga ada campur tangan Tuhan. Berkat gol itu tadi kami bisa menyamakan kedudukan,” kata Dendi.

Dendi Santoso Kaget, Tapi Bersyukur

Hasil imbang 1-1 ini tetap disyukuri Dendi Santoso. Meski gagal menang, setidaknya berkat golnya itu Arema tak jadi kalah dari PS TIRA-Persikabo.

Pemilik jersey bernomor punggung 41 itu berharap bisa tampil lebih baik lagi di pertandingan selanjutnya. Meski cuma meraih hasil imbang di laga perdana ini, skuad Singo Edan masih berpeluang lolos ke babak selanjutnya.

“Alhamdulillah, gol saya tadi bisa menyamakan kedudukan. Yang terpenting tetap kita syukuri dulu, bahwa kita terhindar dari kekalahan,” imbuhnya.

Akui Laga Perdana Memang Sulit

Dendi Santoso juga mengakui jika tiap laga perdana memang sulit, termasuk saat Arema ditahan imbang PS TIRA-Persikabo. Terlebih, sudah lebih dari setahun timnya tidak menjalani pertandingan resmi setelah Liga 1 2020 ditunda karena pandemi covid-19.

“Saya pikir, karena ini laga perdana, makanya kita masih merasa tegang. Maklum saja, kemarin selama satu tahun kita tidak bermain bola,” tandas pemain berusia 30 tahun itu.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.