Empat Pemain Arema Absen Lawan Persela

Empat Pemain Arema Absen Lawan Persela
Empat Pemain Arema Absen Lawan Persela (C) DANI KRISTIAN

Arema dipastikan tak bisa membawa kekuatan terbaiknya ke kandang Persela Lamongan untuk menjalani pekan ke-19 Liga 1 2019, Jumat (20/9/2019) malam. Sebab, dokter tim, Nanang Tri Wahyudi memastikan empat pemain Arema absen di laga ini.

Empat pemain yang absen itu adalah Arthur Cunha, Johan Farizi, Dedik Setiawan, dan Ahmad Nur Hardianto. Mereka semua masih dalam proses pemulihan cedera masing-masing.

Arthur mengalami cedera otot paha dalam sesi latihan sebelum melawan Borneo FC lalu. Sementara, Farizi masih dalam pemulihan cedera tumit, Dedik cedera lutut, dan Hardianto cedera otot dekat saluran kencing.

“Untuk Arthur sepertinya memang harus absen, karena kalau dipaksakan cederanya makin parah, bisa lebih lama absen. Kalau Farizie kondisinya membaik, tinggal traumanya saja. Tapi dua pemain ini kami siapkan untuk laga selanjutnya melawan PSS Sleman (24/9/2019),” kata dokter Nanang.

Dedik Setiawan Mundur

Dedik Setiawan sebenarnya kondisinya sudah mencapai 80 persen dan sempat disiapkan untuk melawan Borneo FC pekan lalu. Hanya saja, karena memaksa ikut latihan, cedera lutut penyerang 26 tahun itu kembali kambuh.

Cedera itu kambuh lagi saat pemilik jersey bernomor punggung 27 ini menjalani sesi game dalam latihan. Alhasil, Dedik pun harus kembali menepi sesuai dengan saran dokter Nanang.

“Gara-gara cedera itu kambuh lagi, pemulihannya paling lama sekitar satu bulan lagi,” imbuh dokter lulusan Universitas Indonesia tersebut.

Hardianto Juga Cedera Kambuhan

Hardianto melengkapi daftar empat pemain Arema yang absen, lantaran mengalami cedera kambuhan. Cedera otot dekat saluran kencingnya kembali kambuh dalam sesi latihan sebelum melawan Borneo FC pekan lalu.

“Dia sudah discan untuk melihat kondisi otot saluran kencingnya, hasilnya masih harus kami observasi lagi, butuh operasi atau tidak. Tapi kami pastikan dia juga absen lawan Persela. Sebenarnya masih bisa bermain, tapi nyerinya jelas mengganggu, jadi tidak lepas mainnya,” tegasnya.