Kiat Agar Arema Tak Terus Defisit Pengeluaran

Direksi Klub Berikan Lampu Hijau, Arema Datangkan Kiper Brasil
Ruddy Widodo (C) AKAIBARA

Selama pandemi covid-19 (virus corona), keuangan Arema dilaporkan defisit. Namun, manajemen klub punya kiat agar Arema tak terus defisit.

General Menager Arema Ruddy Widodo mengakui jika keuangan klub sedang lebih besar tiang daripada pasak dalam dua bulan terakhir. Artinya, pengeluaran klub, terutama untuk menggaji pelatih dan pemain, lebih besar daripada pemasukan yang tak ada sejak Liga 1 2020 vakum.

Memang, PSSI dengan status Liga 1 2020 yang force majeure sudah mengizinkan klub boleh menggaji pelatih dan pemainnya sebesar 25 persen saja. Meski demikian, nominal tersebut masih sangat besar bagi Ruddy.

“Tampaknya 25 persen gaji itu lebih ringan daripada nominal gaji yang biasa dikeluarkan klub. Namun, lebih baik di saat normal, kami menggaji sampai satu miliar tak masalah, karena ada pemasukan. Masalahnya sekarang ini klub tidak ada pemasukan sejak Maret. Makanya kami sepakat menagih dana komersil (subsidi) sebagai salah satu sumber pemasukan klub,” kata Ruddy.

RUPS Luar Biasa Jadi Kiat Agar Arema Tak Makin Terpuruk

Ruddy Widodo menyebut pihaknya akan menanyakan terkait dana komersil dari pihak sponsor Liga 1 2020. Hal itu menjadi salah satu misi Arema dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa PT Liga Indonesia Baru (LIB), Senin (18/5/2020).

Selain itu, manajer berkaca mata ini juga bakal menanyakan kelajutan Liga 1 2020 yang vakum sementara waktu sampai tenggat waktu tanggap darurat nasional dari pemerintah RI, 29 Mei. Diketahui, kompetisi ini bisa bergulir lagi 1 Juli jika status tanggap darurat tidak diperpanjang oleh pemerintah pusat.

“Dalam RUPS luar biasa, kami juga akan menanyakan rencana bisnis PT LIB seperti apa. Rencana bisnis kalau kompetisi dilanjutkan, juga rencana bisnis kalau kompetisi ini dihentikan. Ini juga berkaitan dengan keuangan klub,” imbuhnya.

Berharap Usulan Klub-klub Liga 1 2020 Diterima

Klub-klub Liga 1 2020 sudah mengajukan usulan agar Liga 1 2020 ini segera dihentikan secara permanen, lalu kompetisi musim selanjutnya diputar pada bulan September jika covid-19 dinyatakan mereda. Ruddy Widodo berharap usulan itu bisa diterima dan disepakati.

Arema sepakat tidak ada turnamen pengganti kalau liga dihentikan, tetapi memulai kompetisi musim selanjutnya. Sebab, industri sepak bola ini mencakup banyak hal, termasuk penjualan merchandise, dan lain-lain. Kalau cuma turnamen, sepertinya kurang meyakinkan, sponsor pun akan lebih senang kalau kompetisi dimulai lagi,” tegasnya.