Pedro Bartolli Akui Menderita karena Agresivitas Bek di Indonesia

Pedro Bartolli Akui Menderita karena Agresivitas Bek di Indonesia
Pedro Bartolli (C) DANI KRISTIAN

Pedro Bartolli akui menderita karena agresivitas bek di Indonesia. Momen itu terjadi saat penyerang Arema ini menjalani laga uji coba melawan Kaki Mas di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (29/8/2020).

Dimainkan pada babak kedua berduet dengan Titan Agung, pemain asal Brasil itu mampu mencetak dua gol yang melengkapi kemenangan Arema dengan skor 7-0. Namun, cukup banyak peluang bagus yang disia-siakan pemain yang masih berusia 19 tahun tersebut.

Menurutnya, peluang itu tak bisa dimanfaatkan menjadi gol lantaran penjagaan ketat dari pemain belakang Kaki Mas. Mereka cenderung agresif, beda dengan gaya main bek-bek di Liga Brasil atau Liga Portugal yang pernah dicicipinya.

“Para pemain lawan sangat agresif di awal permainan, saya sedikit menderita. Namun, sedikit demi sedikit saya beradaptasi dengan itu. Saya juga tahu ini gaya main di sepakbola Indonesia, dan saya akan mencoba terus beradaptasi,” kata Pedro kepada WEAREMANIA.

Pedro Bartolli Akui Sudah Beradaptasi dengan Tim

Pedro Bartolli menyebut kendala bahasa menjadi salah satu tantangan beradaptasi dengan sepakbola Indonesia. Namun, hal itu tak menyurutkan upayanya untuk terus beradaptasi dengan pemain lain dalam satu tim.

Seperti diketahui, datang ke Indonesia bersama Hugo Grillo kompatriotnya, Pedro sama sekali tak bisa berbahasa Inggris, cuma bisa Bahasa Portugis. Karenanya, Pedro berusaha belajar berbahasa Indonesia.

“Para sahabat satu tim menyambut saya dengan baik. Karena berbeda bahasa, kami sering tidak berpercakap langsung. Namun, dari waktu ke waktu, saya berusaha meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia, agar saya bisa mengenal semua orang,” tandasnya.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.