Pemain Arema Butuh Adaptasi Latihan dalam 1-2 Pekan

Dokter Tim Arema, Nanang Tri Wahyudi menyatakan kondisi pemain Arema masih belum fit 100 persen saat menjalani sesi latihan perdana, Selasa (10/5/2022) pagi. Menurutnya, pemain Arema butuh adaptasi latihan setidaknya satu sampai dua pekan.

Kondisi para penggawa Singo Edan yang belum sepenuhnya kembali ke top performa dimaklumi dokter Nanang. Sebab, usai Liga 1 2021-2022, para pemain Arema libur selama satu bulan lebih.

Terlebih, ada momen Lebaran, di mana berat badan para pemain berpotensi meningkat. Karenanya, dokter Nanang pun menyarankan agar pemain berhati-hati saat berlatih.

“Latihan perdana pemain butuh adaptasi pasca libur puasa dan Lebaran. Semoga mereka tidak mengalami cedera, makanya tidak diforsir,” kata dokter Nanang.

Pemain Arema Butuh Adaptasi Latihan, Diimbau Secara Personal

Selain menyampaikan imbauan kepada seluruh pemain, dokter Nanang juga mengumbau secara personal. Terutama kepada para pemain yang punya riwayat cedera sebelum musim ini.

Sebab, potensi kambuhnya cedera bawaan itu selalu ada dan mengintai pemain. Tentu saja untuk pencegahan ada pada diri pemain itu sendiri.

“Secara personal, kita sudah kasih tahu kepada pemain. Seperti (Hasyim) Kipuw misalnya yang datang terlambat (setelah pemanasan). Maka saya minta menyesuaikan kondisi, jangan diforsir. Saya pikir kesempatan satu sampai dua minggu ke depan ini untuk reconditioning,” tandasnya.

Sejak sesi latihan perdana kemarin, Kushedya Hari Yudo sudah tampak berlatih secara normal. BACA: Begini kondisi Kushedya Hari Yudo yang sebenarnya pasca divonis harus menjalani operasi lutut pada awal Maret lalu.

---
Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.