REVIEW Persija Jakarta 2-2 Arema FC: Tak Jadi Kalah

REVIEW Persija Jakarta 2-2 Arema FC: Tak Jadi Kalah (C) @AremafcOfficial
2 - 2
Waktu Selesai

Detail

TanggalTimeLigaMusimWaktu SelesaiPenonton
3 Agustus 201915:30Liga 1201990'51230

Arema FC tak jadi kalah dari Persija Jakarta saat bersua di pekan ke-12 Liga 1 2019, Sabtu (3/8/2019) sore. Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, skuat Singo Edan mampu memaksakan hasil imbang 2-2 di detik-detik akhir.

Jalannya Babak Pertama

Meski bertindak sebagai tim tamu, Arema mampu unggul lebih dahulu di menit delapan lewat tembakan kaki kanan Hanif Sjahbandi dari luar kotak penalti yang tak terbendung kiper Andritany. Bola didapat Hanif dari Ryuji Utomo yang salah mengumpan padanya di depan gawang Persija.

Tertinggal 1-0, Persija mencoba memperbaiki permainan mereka. Terbukti, pada menit 20 Persija mampu menyamakan skor 1-1 melalui gol Novri Setiawan. Menyambut tendangan bebas Ryuji, bola yang dibelokkan Rico Simanjuntak langsung disonteknya ke dalam gawang Arema.

Persija semakin agresif dalam menyerang dan menciptakan peluang. Sundulan kepala Rohit Chand di menit 23′ nyaris membawa tuan rumah berbalik unggul andai bola tak melebar ke kanan gawang Arema yang dijaga kiper Kartika Ajie.

Lewat serangan balik, Persija dua kali mengancam gawang Arema di menit 26′. Peluang pertama lewat sepakan Novri yang diblok Ajie, lalu bola mental disodorkan pada Rohit yang melepaskan tembakan, namun bola membentur kaki bek Arema.

Tembakan kaki kanan Sandi Sute di menit 28 nyaris membuat Arema tertinggal. Namun, sepakan spekulasi itu membuat bola meninggi di atas mistar gawang Ajie.

Dua menit berselang, giliran Novri yang kembali membuang peluang di depan gawang Arema. Sebuah umpan tarik Rezaldi Hehanusa tak mampu ditanduk dengan sempurna olehnya, sehingga bola melebar.

Tak mau tinggal diam, Arema ganti membuka peluang lewat bola mati. Tendangan bebas Makan Konate di menit 32′ disambut oleh sundulan Hanif yang sayangnya tak mengarah ke gawang Persija.

Selang semenit, Persija sudah mampu balas menyerang lewat aksi individual Rico di rusuk kanan gawang Arema. Namun, kiper Ajie lebih sigap dalam membendung laju bola yang mengarah di sisi kanannya.

Semenit kemudian, Ajie kembali melakukan penyelamatan heroik. Kali ini sebuah assist dari Rohit yang coba disongsong oleh Bruno Matos dihadang Ajie dari jarak dekat dengan kedua kakinya.

Pada menit 38′ Arema hampir saja menjebol gawang Andritany lagi. Masih lewat serangan balik, kerja sama bagus Konate dengan Rifaldi hanya berujung crossing gagal dari Agil Munawar di rusuk kanan pertahanan Persija.

Dua menit jelang turun minum, Konate lepas dari penjagaan bek Persija di sisi kanan penyerangan timnya. Sayang, crossing apiknya gagal dimaksimalkan oleh Sylvano Comvalius.

Jalannya Babak Kedua

Arema memulai babak kedua dengan pergantian pemain. Pelatih Milomir Seslija mengganti Pavel Smolyachenko dengan Muhammad Rafli.

Sayang, upaya untuk lebih tampil menyerang itu harus dibayar mahal lantaran Persija mampu mencetak gol kedua di menit 51′. Umpan panjang dari Ryuji gagal diantisipasi dengan baik oleh Agil sehingga bola dicuri Rico, disodorkan pada Simic yang langsung menceploskannya ke gawang Arema.

Comvalius harus ditarik keluar di menit 66′ lantaran mengalami cedera hamstring. Ahmad Nur Hardianto dimasukkan sebagai pemain pengganti di lini depan.

Masuknya darah segar di lini depan Arema membuat agresivitas serangan mereka lebih hidup. Terbukti, di menit 69′ tembakan Rifaldi Bawuo bisa berbuah gol kalau tak ditepis ke luar oleh Andritany.

Pada menit 75′, pergantian pemain kembali dilakukan tim pelatih Arema. Riky Kayame dimasukkan mengganti posisi Dendi Santoso di sayap.

Agresivitas serangan Arema mulai tampak meninggi 10 menit akhir. Ada peluang dari Hardianto melalui tandukannya menyambut umpan tarik Konate. Bola yang sempat disundul ke tanah malah justru melambung ke atas mistar gawang Persija.

Tak kenal lelah, Arema terus menekan memasuki lima menit akhir babak kedua. Sebuah tendangan bebas Konate di menit 85′ mampu ditangkap dengan baik oleh Andritany sebelum menghasilkan situasi genting.

Gol yang dinanti Aremania yang turut hadir membirukan SUGBK tiba di menit tambahan waktu babak kedua. Bola liar hasil sepakan spekulatif Hamka jatuh di kotak penalti kecil dan disambar langsung oleh Hardianto yang tak terbendung kiper Andritany.

Tak beberapa lama setelah gol tersebut, wasit pun meniupkan peluit tanda laga berakhir. Skor 2-2 dirasa hasil paling adil untuk kedua tim yang berlaga.