Satu Striker Lokal Ikuti Seleksi Saat TC Arema

Dihantui Jadwal Padat, Tim Pelatih Arema Tak Masalah
Sesi latihan Arema (C) DANI KRISTIAN

Tim pelatih Arema mengkonfirmasi bakal mendatangkan satu striker lokal saat menggelar pemusatan latihan di Kusuma Agrowisata Kota Batu, 19-25 Januari mendatang. Namun, status si pemain masih harus menjalani seleksi.

Dengan gagalnya mendatangkan Wawan Febrianto, dan kehilangan Ahmad Nur Hardianto praktis slot pemain lokal Arema tersisa satu. Asisten Pelatih Arema, Charis Yulianto memastikan slot kosong itu akan diisi oleh seorang striker.

Hanya saja, tim pelatih Arema menurutnya tidak terburu-buru dalam menentukan pilihan. Pasalnya, waktu persiapan jelang kompetisi musim 2020 juga masih cukup lama.

“Nanti waktu TC ada pemain yang datang ikut seleksi, namanya Sansan Fauzi. Akan kami lihat seberapa cocok dengan skema permainan Arema. Dia datang Selasa (21/1/2020), mungkin dua-tiga hari akan ada keputusan dikontrak atau tidak,” kata Charis.

Tipikal Striker Lokal yang Dicari Arema

Charis Yulianto menuturkan, tim pelatih Arema mencari striker lokal yang punya karakter. Tentu saja, tipikal si pemain harus sesuai dengan yang diinginkan Gomez.

Salah satu tipikal striker yang dicari Gomez adalah yang berbeda dengan striker Arema saat ini. Mayoritas penyerang yang ada di skuad Singo Edan saat ini lebih beroprasi sebagai penyerang sayap.

“Coach Gomez butuh striker lokal untuk posisi center forward. Yang dicari adalah tipikal striker seperti tembok, yang kuat, tapi mau bergerak,” imbuh pelatih asal Blitar ini.

Sebenarnya Datangkan Dua Striker

Charis Yulianto menyebut, sebenarnya Arema tak hanya mendatangkan Sansan Fauzi untuk diseleksi. Hanya saja, satu striker lokal lainnya itu batal ke Malang.

“Selain Sansan, sebenarnya ada satu lagi striker, dia pemain terbaik Liga 3 musim kemarin. Namanya Rizki Hidayat, musim lalu bermain di Persijap Jepara. Tapi kabar terakhir dia tidak jadi,” tandasnya.