Seiya da Costa Akui Kadang Sulit Berkomunikasi

7 Pemain Arema U-20 yang Bisa Masuk Skuad Arema Senior
Seiya da Costa (C) DANI KRISTIAN

Mski statusnya WargaNegara Indonesia (WNI), Seiya da Costa akui kadang sulit berkomunikasi dengan pemain Arema lainnya. Masalah tersebut dijumpainya ketika menjalani sesi latihan bersama tim senior.

Gelandang bertahan Arema U-20 itu beberapa kali mengalami masalah berbeda persepsi dengan penggawa Singo Edan lainnya saat berkomunikasi. Sebab, ada sejumlah kata dalam Bahasa Indonesia maupun Bahasa Jawa yang tak dimengertinya.

Dalam berkomunikasi, Seiya memang biasa menggunakan Bahasa Indonesia dengan tata bahasa yang sederhana. Diakuinya, memang seharusnya ia belajar lebih banyak Bahasa Indonesia.

“Saya selalu pakai Bahasa Indonesia, tapi kalau saya tidak bisa mengerti, saya suruh mereka ganti dengan kata-kata gampang agar saya paham. Saya hanya bisa pakai kata-kata yang gampang saja,” ujar Seiya kepada WEAREMANIA.

Seiya da Costa Akui Dapat Sebutan Khusus dari Pemain Arema Lain

Kesulitan berkomunikasi itu membuat Seiya da Costa mendapatkan sebutan khusus dari pemain Arema lainnya. Pemain kelahiran Hiroshima Jepang itu menerimanya.

Bagi pemain berusia 19 tahun itu, tak masalah disebut demikian. Seiya berjanji suatu saat akan berbicara menggunakan bahasa Indonesia dengan lebih baik dan lancar agar mudah dimengerti teman-teman satu timnya.

“Karena hal ini, setiap orang selalu memperlakukan saya sebagai orang yang tidak pandai berkata-kata, tapi itu tak masalah,” tandasnya.