Ternyata Mario Gomez Buta Kekuatan Sabah FA

Kecintaan Mario Gomez pada Kopi
Mario Gomez (C) DANI KRISTIAN

Ternyata pelatih Arema, Mario Gomez buta kekuatan Sabah FA. Klub asal Malaysia itu akan menjadi salah satu lawan Arema di babak penyisihan Grup B Piala Gubernur Jatim (Jawa Timur) 2020.

Musim lalu, Sabah FA merupakan juara Liga Premier Malaysia (kasta kedua) 2019 dengan 43 poin hasil dari 13 kemenangan, empat kali imbang, dan hanya kalah tiga kali. Mereka berhak promosi ke Liga Super Malaysia musim 2020 ini. Menariknya, Sabah FA musim ini dilatih oleh legenda Timnas Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto.

Arema akan menghadapi Sabah FA di laga perdana mereka di Grup B, Selasa (11/2/2020). Laga ini akan dilangsungkan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, pada pukul 19.00 WIB.

“Saya tidak tahu tim ini, yang saya tahu musim lalu mereka ada di Liga Premier Malaysia, lalu musim ini baru promosi ke Liga Super Malaysia. Tapi, beberapa orang bilang kepada saya kalau Sabah FA ini adalah tim bagus, saya sendiri tidak tahu banyak tentang mereka,” ujar Gomez.

Gomez Buta Kekuatan Sabah FA, Tapi Tidak Persija dan Persela

Selain Sabah FA, di Grup B Piala Gubernur Jatim 2020, Arema tergabung bersama dua tim Liga 1 lainnya. Kedua tim itu adalah Persija Jakarta dan Persela Lamongan yang sudah sering dihadapi Arema di kompetisi lokal.

Meski belum mendapatkan gambaran kekuatan lawan, Gomez sama sekali tak mau meremehkan semua peserta di turnamen pra-musim ini. Menurutnya, Persija dan Persela pun punya pemain yang berkualitas.

“Musim ini kedua tim juga banyak melakukan perubahan komposisi pemain, banyak pemain baru, sama seperti kami. Tapi saya pikir, Persija dan Persela merekrut pemain-pemain bagus,” imbuhnya.

Jadikan Turnamen Ini Ajang Unjuk Gigi

Gomez menilai ajang Piala Gubernur Jatim 2020 ini penting bagi Arema. Namun, menurutnya target timnya yang terpenting adalah menjalani pertandingan demi pertandingan.

“Turnamen ini penting bagi kami, karena ini momen yang tepat bagi Arema untuk unjuk gigi sebagai tim kuat. Kami juga akan melawan tim-tim kuat sebelum bermain di kompetisi yang sesungguhnya,” pungkas pelatih asal Argentina tersebut.