Turuti Aremania, Milo Pastikan Tak Mainkan Ricky Kayame Lagi

Turuti Aremania, Milo Pastikan Tak Mainkan Ricky Kayame
Ricky Kayame (C) DANI KRISTIAN

Milomir Seslija pastikan tak mainkan Ricky Kayame di dua laga terakhir Arema di Liga 1 2019 melawan Bali United (16/12/2019) dan Barito Putera (22/12/2019). Keputusan pelatih itu diambilnya demi menuruti permintaan Aremania.

Seperti diketahui, Kayame ‘dimusuhi’ oleh Aremania karena ulahnya sendiri. Pada pekan lalu, usai Arema kalah 1-4 dari Persebaya Surabaya, pemain 27 tahun tersebut malah turut merayakan kemenangan mantan timnya, seperti yang tersebar dalam video yang akhirnya viral.

Aremania yang tak terima, mengingat Persebaya merupakan rival Arema, meminta Milo untuk tak lagi memainkan Kayame. Tindakan tersebut bisa jadi merupakan hukuman untuk Kayame.

“Kami tahu Aremania itu spesial, saya akan mengikuti permintaan mereka. Saya tak akan memainkan Kayame, karena itu solusi terbaik. Meski Kayame sudah meminta maaf, tapi di dua laga terakhir ini jangan sampai ada masalah lagi,” ungkap pelatih yang akrab disapa Milo itu.

Pemain Harus Tahu Situasi

Milo menyebut apa yang dilakukan Ricky Kayame tak sepenuhnya salah. Namun, sebagai penggawa Arema sebaiknya tahu situasi dan hubungan rivalitas dengan Persebaya.

Menurutnya, memang tidak ada manusia yang sempurna, bisa jadi Kayame saat itu hanya ingin mengambil souvenir setelah pertandingan. Kayame atau siapa pun bisa saja berbuat salah, namun yang terpenting Aremania juga terbuka dan menerima kenapa dia melakukan hal itu.

“Setahu saya, Kayame adalah pemain profesional. Tapi, secara etika mungkin pemain harus paham bahwa antara Arema dengan Persebaya ada rivalitas. Apa yang dilakukannya kemarin harus dievaluasi, meski saya pikir dia tidak bermaksud menyakiti hati Arema dan Aremania,” tambahnya.

Tidak Semua Aremania Bisa Memaafkan

Menurut Milo, mungkin tidak semua Aremania bisa menerima dan memaafkan kesalahan Ricky Kayame tersebut. Namun, jika hal itu bisa dilakukan, maka para pendukung Arema itu akan menjadi orang yang luar biasa.

“Tapi, sekarang lebih baik kami fokus ke pertandingan yang tersisa,” pungkas pelatih berusia 55 tahun tersebut.