Alzahna Firzalvia, Gelandang Arema Putri yang Berhijab

Alzahna Firzalvia, Gelandang Arema Putri yang Berhijab
Alzahna Firzalvia (biru) (C) DANI KRISTIAN

Jika melihat Arema Putri bertanding, ada dua pemain yang mengenakan hijab menutupi kepalanya. Salah satu di antaranya adalah sosok Alzahna Firzalvia yang biasa menempati posisi gelandang.

Meski mengaku mulai bermain sepak bola sejak kecil, waktu seusia Sekolah Dasar, Alzahna justru masuk klub bulu tangkis. Saat seusia SMP, orang tuanya memasukkan pemain asal Tumpang itu ke Pondok Pesantren yang mewajibkannya mengenakan hijab.

Usai lulus dari pesantren, Alzahna melanjutkan sekolah di SMA Negeri 1 Tumpang. Sejak saat itu, perempuan kelahiran 8 Mei 2000 ini kembali menekuni sepak bola, meski tetap berhijab.

“Menurut saya tidak aneh bermain sepak bola dengan tetap memakai hijab. Kalau ada orang yang menganggap saya aneh, ya cuek saja, tidak usah didengarkan. Mungkin pandangan orang juga berbeda-beda, jadi harus lebih percaya diri saja,” kata Alzahna kepada WEAREMANIA.

Tantangan Bermain Sepak Bola Pakai Hijab

Bermain sepak bola memakai hijab sejatinya menjadi tantangan tersendiri bagi Alzahna Firzalvia. Bukan karena ditentang orang tua, tapi mahasiswa Semester 3 Jurusan Penjaskes Universitas Negeri Malang (UM) itu sering merasa kegerahan.

Awalnya, Alzahna butuh beradaptasi dengan hijab yang dikenakannya saat bertanding di lapangan. Mengenakan hijab sport khusus adalah salah satu solusi terbaik, hingga akhirnya terbiasa.

“Kalau ditentang oleh orang tua, anak perempuan berhijab kok bermain sepak bola, saya rasa tidak pernah. Pokoknya dipesani, tetap bisa menjaga hijabnya saat bermain sepak bola. Malah orang tua mendukung, dan selalu mendoakan saya. Kalau berprestasi mereka juga yang bangga,” imbuh pemilik jersey bernomor punggung 4 ini.

Regulasi Pemain Berhijab Sudah Lebih Longgar

Alzahna Firzalvia juga sudah mengetahui regulasi khusus untuk para pesepak bola putri yang berhijab. Kalau dulu, aturannya harus memakai hijab dengan warna yang sama dengan jersey yang dikenakan, sekarang sudah lebih longgar.

“Biasanya, kendalanya ketika warna jerseynya seperti pink atau kuning, pasti susah mencari hijab sport-nya. Tapi, sekarang sudah ditoleran, kalau memang susah mencari hijab dengan warna yang susah begitu bisa pakai sesuai warna rambut, yaitu hijab berwarna hitam,” tegas dara eks Banteng Muda Putri itu.