Arema Putri Menunggu Bergulirnya Liga 1 Putri Sambil Terus Beruji Coba

Arema Putri Menunggu Bergulirnya Liga 1 Putri Sambil Terus Beruji Coba
Shafira ka Putri (C) DANI KRISTIAN

Arema Putri menunggu bergulirnya Liga 1 Putri yang sudah vakum setahun lebih. Sambil menantikannya, skuad Ongis Sinam terus beruji coba.

Seperti Jumat (5/2/2021) pagi tadi, mereka menghadapi Mahayana Putri. Bermain di Lapangan Sepak Bola Mahayana, Desa Senggreng, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, anak asuh pelatih Alief Syafrizal menang telak 15-0.

Alief mengakui jika sebenarnya ada sejumlah turnamen yang hendak diikuti Arema Putri sambil menunggu kompetisi diputar. Hanya saja, karena ada PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat), seluruh turnamen itu terpaksa ditunda karena panitia belum mengantongi izin dari kepolisian.

“Sama dengan Liga 1 Putri, untuk Kartini Cup juga masih menunggu izin. Mungkin kalau Liga 1 2021 jalan, turnamen ini juga jalan. Kami juga berdoa agar Liga 1 Putri juga berjalan. Sementara ini kami menunggu sambil mempersiapkan tim dalam laga uji coba,” kata Alief.

Menunggu Bergulirnya Liga 1 Putri, Sulit Cari Lawan Sepadan

Alief Syafrizal juga mengakui Arema Putri harus bertanding dengan tim-tim putri yang levelnya di bawah mereka. Sebab, skuad Ongis Sinam kesulitan mencari lawan dengan kualitas sepadan.

Menurutnya, saat ini jarang tim-tim Liga 1 Putri yang beraktivitas di masa pandemi covid-19 seperti Arema Putri. Pasalnya, sejak Desember 2019 juga tidak ada kompetisi sepak bola putri yang digulirkan PSSI.

“Kalau beruji coba dengan tim cowok, kami yang khawatir. Sebab, permainan sepak bola cewek lawan cowok pasti beda. Di situ ada kontak fisik, itu yang membuat kami khawatir,” imbuhnya.

Senang Arema Putri Menang Besar

Alief Syafrizal merasa senang karena Arema Putri bisa menang besar atas Mahayana Putri 15-0. Sabrina Mutiara memborong empat gol, Anisya Widya dua gol, Susi Susanti dua gol, Yuniar Hera dua gol, Eka Nurul satu gol, Shafira Ika Putri satu gol, Syafira Azzahra satu gol, Dianita Astiwi satu gol, dan satu gol bunuh diri.

“Kita kebetulan menang dengan skor telak, tapi ada beberapa hal yang masih jadi PR (Pekerjaan Rumah). Terutama ketika pemain pelapis masuk, secara permainan mereka belum bisa sebanding dengan pemain inti,” pungkas pelatih asal Gresik itu.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.