Arema Putri U-18 punya kiper dengan tinggi badan di atas rata-rata pemain seusianya yang tampil di Hydro Plus Soccer League 2025-2026. Sosok itu bernama Naura Airish Qaisara Rifaldhi, yang punya postur badan 170 cm menjulang.
Pemain berusia 15 tahun itu pertama kali gabung Arema di bulan September 2024. Eks pemain PSW Putri Mataram itu kini menjadi andalan di bawah mistar gawang Arema Putri U-18 setelah sempat mencicipi pemusatan latihan bersama Timnas Indonesia Wanita U-16.
Gadis yang akrab disapa Airish itu mengaku senang dengan postur tinggi yang dimilikinya. Tentu saja itu menjadi modal penting sebagai seorang penjaga gawang.
“Tinggi badan saya 170 cm, dan mungkin itu masih bisa bertambah lagi (karena masih dalam usia masa pertumbuhan). Tentu saja itu menjadi keuntungan sebagai seorang kiper,” kata Airish kepada WEAREMANIA.
Tinggi Badan Juga Bisa Jadi Kelemahan Saat Menjaga Gawang Arema Putri U-18
Airish sadar jika tinggi badan juga bisa jadi kelemahan saat menjaga gawang Arema Putri U-18. Kelemahan itu juga berhubungan dengan kehidupan pribadi sebagai perempuan.
Mitosnya, kiper yang punya postur tinggi biasanya lemah di bola-bola bawah. Meski mengakuinya, Airish tak terlalu risau karena sudah mencoba mengantisipasinya.
“Saya tahu itu, tapi kalau sering dilatih jadi terbiasa,” imbuh pemain kelahiran Yogyakarta, 8 Agustus 2010 itu.
Jadi perempuan dengan tinggi badan di atas rata-rata biasanya juga bisa kesulitan dalam mencari jodoh. Pasalnya, cowok-cowok bisa saja minder duluan saat melihat posturnya saat berusaha pedekate.
“Kurang tahu ya kalau itu. Belum mikir soal cowok sih. Sekarang fokus karier dulu. Atur jadwal buat hobi, seperti mendengarkan musik dan nonton film, dengan sepak bola dan kegiatan sekolah,” pungkasnya.
