Dua kemenangan beruntun Arema jadi pembuktian kesuksesan di bursa transfer pemain paruh musim Super League 2025-2026. Mayoritas rekrutan anyar Arema itu kini menjadi tulang punggung starting XI di putaran kedua.
Dalam tiga laga awal putaran kedua ini, Arema berhasil mengemas enam poin. Usai kalah di kandang Dewa United 0-2, Arema secara berturut-turut berhasil mengalahkan Persijap Jepara 1-0 dan Persija Jakarta 2-0.
General Manager Arema, Yusrinal Fitriandi mendatangkan sekurangnya delapan pemain anyar, selain menyambut kembalinya Pablo Oliveira usai cedera panjangnya. Mereka adalah Gabriel Silva, Gustavo França, Joel Vinicius, Gianluca Pandeynuwu, Rio Fahmi, Hansamu Yama, Walisson Maia, dan Leo Guntara.
“Perekrutan ini sangat memuaskan, kita ada delapan pemain rekrutan baru, sebagian besar dari mereka menjadi kekuatan anyar tim inim. Melihat hasilnya kemarin tentu sangat memuaskan,” kata Yusrinal kepada WEAREMANIA.
Tantangan Setelah 2 Kemenangan Beruntun Arema
Manajer yang akrab disapa Inal itu mengaku senang atas kemenangan Arema di kandang Persija. Namun menurutnya, Arema masih punya sebuah tantangan besar di sisa laga musim ini.
“Lawan Persija itu tolok ukur, apalagi main di Stadion Utama Gelora Bung Karno, kita sudah lama gak menang di sana, jadi ini tolok ukur kita untuk cara bermain, pelatih, dan semuanya agar berubah. Itu yang kita inginkan,” imbuhnya.
“Kami sangat puas, tinggal bagaimana pertandingan selanjutnya. Istiqomah jadi tantangan besar buat tim ini,” pungkas pria asli Bogor itu.
