More

    23 Siswa SLB Negeri 1 Kota Blitar Jadi Player Escort Arema Saat Ditahan Imbang Persis Solo

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Siswa Sekolajh Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Kota Blitar jadi player escort Arema saat ditahan imbang Persis Solo 1-1, Kamis (12/12/2024). 23 anak itu tampak antusias mendampingi para pemain di laga Pekan 12 Liga 1 2024-2025 yang digelar di Stadion Soepriadi, Kota Blitar tersebut.

    Mereka keluar dari lorong stadion menuju lapangan jelang kick off pertandingan dengan digandeng masing-masing oleh pemain Arema dan Persis. Siswa-siswi SLB itu merupakan penyandang disabilitas netra, disabilitas rungu-wicara, disabilitas intelektual, dan downsindrom.

    Waka Kesiswaan SLB Negeri 1 Kota Blitar, Sugeng Wiyono mengatakan, anak-anak dan orang tua merasa bahagia mendapat berkah kehormatan dari menajemen Arema untuk menjadi player escort di laga ini.

    “Tentunya ini menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi anak-anak. Hal ini sangat membantu anak berkebutuhan khusus dan keluarganya dalam mengurangi pemahaman negatif terhadap anak berkebutuhan khusus,” kata Sugeng kepada WEAREMANIA.

    “Anak-anak sangat antusias dan akan sangat berbahagia jika dapat dilibatkan kembali dalam kegiatan serupa,” imbuhnya.

    Misi Libatkan Penyandang Disabilitas Sebagai Player Escort Arema

    Manajer Bisnis Arema, Munif Bagaskara Wakid menjelaskan misi klub di balik keterlibatan anak-anak berkebutuhan khusus sebagai player escort ini. Menurutnya, ini sebagai bentuk kepedulian Arema terhadap mereka.

    “Kami berkolaborasi dengan SLB terdekat dengan venue, sehingga kami menggandeng SLB Negeri 1 Kota Blitar untuk dapat memfasilitasi adik-adik ini untuk hadir ke Stadion Supriyadi Blitar,” kata Munif kepada WEAREMANIA.

    “Kami ingin agar mereka bisa merasakan ambience dan gemuruh dari suporter ketika memasuki lapangan. Di sisi lain, kami juga ingin berkontribusi untuk kemajuan mentalitas anak bangsa,” imbuhnya.

    Menurutnya, ini merupakan inovasi baru Arema musim ini terkait player escort. Sekadar perbandingan, di klub lain, untuk menjadi player escort, anak-anak diwajibkan membayar sejumlah uang dengan ‘iming-iming’ bisa mendapatkan jersey dan berfoto bersama pemain idolanya.

    “Dari manajemen klub akan mengupayakan memberikan hal-hal serupa yang output-nya adalah hal positif,” pungkas alumni Universitas Brawijaya Malang itu.

    Ikuti saluran WhatsApp kami, subscribe channel YouTube, ikuti Instagram, dan bergabung dengan kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

    🔥 Trending Minggu Ini

    Artikel Lainnya

    Memuat artikel otomatis