Arema banyak kehilangan poin di beberapa laga terakhir Super League 2025-2026. Namun, Pelatih Marcos Santos masih belum mau kibarkan bendera putih tanda menyerah mengejar target finis di posisi 5 besar.
Tercatat, dalam lima laga terakhir, Arema tak sekalipun meraih kemenangan, cuma dua kali imbang dan tiga kali kalah. Artinya, dalam lima laga itu, Skuad Singo Edan membuang-buang 13 poin.
Alih-alih merangkak nain, kini Arema justru terjerembab di posisi 11 klasemen sementara dengan 32 poin. Hingga Pekan 26, Arema meraih delapan kemenangan, delapan kali imbang, dan 10 kali kalah.
“Kami memang kehilangan banyak poin. Putaran pertama gak sesuai harapan kami. Bagi saya sebagai pelatih, itu menjadi proses untuk memahami liga, pemain, dan kompetisi. Sekarang masih tersisa delapan pertandingan dengan total 24 poin. Tentu kami akan berusaha finis sebaik mungkin,” kata Marcos.
Arema Banyak Kehilangan Poin, Marcos Santos Masih Menyimpan Keinginan Mulia
Msrcos mengaku ingin membawa Arema ke posisi terbaik yang bisa dilakukannya. Ada sebuah keinginan mulia yang menjadi alasan kuat pelatih asal Brasil itu.
“Kami harus finis di posisi yang lebih baik untuk menghormati nama Arema dan membanggakan Aremania. Kami juga ingin membantu tim ini bangkit dari situasi yang pernah terjadi. Itu adalah target kami,” imbuhnya.
“Kami juga mulai memikirkan perencanaan untuk musim depan. Agar tim bisa terus berkembang setiap tahun, dan kembali menjadi tim besar yang bersaing di papan atas,” pungkas pelatih berumur 46 tahun itu.
