Achmad Maulana bisa jadi solusi ketika Arema hadapi PSBS Biak tanpa Johan Farizi di Pekan 1 Super League 2025-2026, Senin (11/8/2025), pukul 15.30 WIB. Bek sayap kiri sekaligus kapten tim Arema itu terpaksa absen karena imbas sanksi Komite Disiplin (Komdis) PSSI musim lalu.
Pelatih Arema, Marcos Santos sudah mencoba sejumlah opsi dalam sesi latihan. Selain Achmad yang sejatinya bek kanan, Marcos juga mencoba Iksan Lestaluhu yang memang deputi Farizi. Selain itu, Marcos juga sempat bereksperimen dengan memasang Anwar Rifa’i di posisi itu.
Menurutnya, perubahan posisi ini normal dilakukan ketika ada satu pemain inti yang tak bisa bermain. Dalam kompetisi yang panjang, hal tersebut bisa terjadi kapan pun dan para penggawa Arema harus siap dengan segala situasi.
“Kami melakukan penyesuaian yang diperlukan ketika Farizi tak bisa bermain. Kami harus menyesuaikan diri dengan mencoba beberapa pemain, termasuk Achmad,” kata Marcos.
Arema Hadapi PSBS Biak Tanpa Johan Farizi, Posisi Bek Kanan Ikut Berubah?
Jika Achmad digeser dari bek sayap kanan ke kiri, tentu Marcos harus mencari pemaian lain untuk menempati posisi yang kosong tersebut. Untuk posisi ini, Arema cukup melimpah stok pemainnya.
Mulai dari Bayu Setiawan, Achmad Figo, Rifad Marasabessy, hingga Yann Motta. Marcos melihat Bayu cukup menonjol dalam sesi latihan terakhir, sehingga berpeluang besar menggantikan Achmad.
“Saya lihat Bayu Setiawan cukup baik dalam berlatih, mungkin dia bisa menempati posisi tersebut. Tapi kita lihat sampai sesi latihan terakhir sebelum pertandingan,” pungkasnya..
