Arema mulai rasakan dampak absennya Walisson Maia dalam dua laga terakhir dalam lanjutan Super League 2025-2026. Pelatih Marcos Santos beri pengakuan betapa pentingnya stopper asal Brasil tersebut.
Dalam dua laga terakhir tampil tanpa Maia, enam gol tercipta ke gawang Arema. Skuad Singo Edan kalah 3-4 di kandang dari Bali United, lalu kalah 1-2 di markas Bhayangkara FC.
Sejak gabung Arema di putaran kedua dan melakoni debut lawan Persija Jakarta, Maia langsung membawa dampak positif. Bersamanya Arema mengemas dua kali cleansheet, msnang 2-0 atas Persija, dan 3-0 atas Semen Padang.
“Sejak Maia keluar dari tim, kami kehilangan kekuatan.
Kami mengalami beberapa kesulitan karena absennya Maia,” kata Marcos kepada WEAREMANIA.
Dampak Absennya Walisson Maia, Harus Cari Sosok Pengganti Segera
Marcos tak mau dampak negatif absennya Walisson Maia terus berlarut-larut. Pelatih berpaspor Brasil itu ingin segera cari solusi pengganti segera, dengan stok pemain yang tersedia.
“Maia sangat cocok dalam tim. Bersama Julian Guevara dan Hansamu Yama, mereka membentuk kombinasi yang baik,” imbuh pelatih berusia 46 tahun itu.
“Dia pemain berpengalaman. Saat dia cedera, lini pertahanan kami jelas merasakan dampaknya,” pungkasnya.
