Arema diminta cari pemain asing dengan attitude yang baik untuk Liga 1 2025-2026 mendatang. Saran itu disampaikan Asisten Pelatih Arema, Kuncoro, yang ingin klubnya belajar dari pengalaman.
Skuad Singo Edan memang sempat tersandung kasus pemain asingnya di Liga 1 2024-2025. Pemain yang dimaksud itu tak lain adalah Wiliam Marcilio yang diklaim memiliki attitude yang kurang baik.
Akibatnya, gelandang serang asal Brasl itu harus tersisih sejak putaran kedua. Meskipun sepanjang putaran pertama menyumbang lima gol dan tujuh assist, sejak pelatih Ze Gomes datang hingga kontraknya berakhir pada 1 Mei 2025, Wiliam tak lagi dimainkan.
“Soal attitude ini saya rasa gak kalah pentingnya. Jadi, selain skill, attitude pemain asing juga harus menjadi pertimbangan saat mendatangkan mereka,” kata Kuncoro kepada WEAREMAnIA.
Alasan Arema Diminta Cari Pemain Asing Dengan Attitude yang Baik
Kuncoro blak-blakan memaparkan alasannya kenapa Arema harus mempertimbangkan attitude saat merekrut pemain asing baru. Menurutnya, sosok pemain asing memiliki dampak yang signifikan terhadap suasana tim.
“Pemain asing itu membawa pengaruh ke tim, termasuk kepada pemain lokal. Kalau pemain asing punya attitude bagus, maka pemain lokal bisa ikut bagus juga. Kekeluargaan yang kental memang menjadi kelebihan Arema,” imbuh pelatih asli Malang itu.
Selain attitude, Kuncoro berharap manajemen Arema mendatangkan pemain asing baru yang punya kemampuan lebih dari pemain lokal. Pasalnya, pemain asing disiapkan menjadi skuad inti di Liga 1 2025-2026.
“Kriteria utama pemain asing tentu saja ayang bagus, bukan cuma attitude-nya, tapi juga skill-nya. Kalau sama atau gak lebih baik dari pemain lokal, buat apa? Bisa-bisa pemain asing itu cuma menjadi pemain cadangan. Buat apa juga ambil pemain asing kalau untuk cadangan?”
